Banda Aceh: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menyatakan Provinsi Aceh telah memasuki musim peralihan dari puncak musim kemarau menuju musim hujan hingga akhir Oktober 2023.
"Saat ini, wilayah Provinsi Aceh sudah memasuki musim peralihan atau transisi kedua dari puncak musim kemarau menuju musim hujan hingga akhir Oktober," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh (Koordinator UPT BMKG Provinsi Aceh), Nasrol Adil, Kamis, 7 September 2023.
Nasrol menerangkan, bahwa potensi cuaca buruk di wilayah Aceh dikarenakan adanya belokan angin dan konvergensi sehingga mengakibatkan terjadinya kejadian hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh bagian Utara, Barat, dan Selatan.
"Adapun terkait prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Aceh dan Samudera Hindia bagian Barat diprakirakan tinggi gelombang dalam kategori sedang hingga tinggi," ujar dia.
Sehingga, pihaknya meminta kepada segenap masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait untuk mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi.
"Serta memerhatikan segala informasi resmi dari kanal resmi BMKG," jelasnya.
Banda Aceh: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menyatakan
Provinsi Aceh telah memasuki musim peralihan dari puncak musim kemarau menuju musim hujan hingga akhir Oktober 2023.
"Saat ini, wilayah Provinsi Aceh sudah memasuki musim peralihan atau transisi kedua dari puncak musim kemarau menuju musim hujan hingga akhir Oktober," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh (Koordinator UPT BMKG Provinsi Aceh), Nasrol Adil, Kamis, 7 September 2023.
Nasrol menerangkan, bahwa potensi cuaca buruk di wilayah Aceh dikarenakan adanya belokan angin dan konvergensi sehingga mengakibatkan terjadinya kejadian hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh bagian Utara, Barat, dan Selatan.
"Adapun terkait prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Aceh dan Samudera Hindia bagian Barat diprakirakan tinggi gelombang dalam kategori sedang hingga tinggi," ujar dia.
Sehingga, pihaknya meminta kepada segenap masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait untuk mewaspadai adanya potensi
bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi.
"Serta memerhatikan segala informasi resmi dari kanal resmi BMKG," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)