Tangerang: Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melepas keberangkatan ratusan jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) asal Kota Tangerang. Sebanyak 393 jemaah haji dari kloter ketiga tingkat nasional dilepas menuju Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
"Kita doakan, semoga para jemaah yang berangkat ke Tanah Suci selamat selama perjalanan dan menjalankan ibadahnya dengan khusyuk. Kemudian saat kembali ke Tanah Air pulang dengan selamat serta amal ibadahnya bisa kita tiru dan di contoh, karena telah melengkapi rukun keislamannya," ujar PJ Gubernur Banten Al Muktabar, Selasa, 23 Mei 2023.
Muktabar menuturkan, untuk total di Provinsi Banten ada sebanyak 25 kloter, dengan jumlah jemaah 9.345. Terhadap jemaah haji yang telah lanjut usia (lansia), lanjutnya, akan disediakan pendamping dari Kementerian Agama (Kemenag).
"Ada pendamping untuk saudara kita yang lansia, telah disiapkan oleh Kemenag. Pemerintah daerah melibatkan petugas haji, di sana untuk kita berikan layanan semaksimal mungkin," katanya.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, jemaah calon haji yang dilepas keberangkatan pertama sebanyak 393 orang yang termasuk di kloter ketiga.
"Sedangkan di Kota Tangerang terdapat enam kloter yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci," kata Arief.
Arief menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bakal menggunakan asrama haji yang ada di wilayahnya sebagai lokasi penjemputan kepulangan para jemaah asal Kota Tangerang dari Tanah Suci. Pasalnya, prosesi penyambutan kepulangan jemaah haji menjadi hal yang krusial.
"Ini hal yang krusial bagi Pemkot Tangerang untuk berkesempatan melayani masyarakat usai menunaikan ibadah haji. Kalau pulangnya enggak harus ke Pondok Gede lagi, langsung ke Kota Tangerang, kan bisa hemat waktu dan juga tenaga empat sampai enam jam," ungkapnya.
Arief menuturkan, fasilitas dan juga utilitas yang mendukung prosesi kepulangan jemaah haji harus dipersiapkan sebaik mungkin dalam waktu yang sangat terbatas, meski pembangunan gedung asrama haji belum rampung secara keseluruhan.
"Makanya infrastruktur dan juga aksesibilitas dari dan menuju asrama haji harus benar-benar dipersiapkan agar tidak mengganggu lalu lintas jalan sekitar asrama," jelasnya.
Arief meminta agar jajarannya di Pemkot Tangerang dapat segera melakukan simulasi kedatangan jemaah haji untuk dapat memetakan kebutuhan dan juga hal-hal yang harus dipersiapkan. Hal tersebut bertujuan agar kedatangan jemaah bisa berjalan dengan baik dan lancar.
"Misal, dikasih stiker untuk mobil penjemput, dan satu jemaah hanya boleh dijemput oleh satu kendaraan, biar enggak kacau dan parkirnya juga harus dipikirkan," katanya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Tangerang: Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melepas keberangkatan ratusan
jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) asal Kota Tangerang. Sebanyak 393 jemaah haji dari kloter ketiga tingkat nasional dilepas menuju Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
"Kita doakan, semoga para jemaah yang berangkat ke Tanah Suci selamat selama perjalanan dan menjalankan ibadahnya dengan khusyuk. Kemudian saat kembali ke Tanah Air pulang dengan selamat serta amal ibadahnya bisa kita tiru dan di contoh, karena telah melengkapi rukun keislamannya," ujar PJ Gubernur
Banten Al Muktabar, Selasa, 23 Mei 2023.
Muktabar menuturkan, untuk total di Provinsi Banten ada sebanyak 25 kloter, dengan jumlah jemaah 9.345. Terhadap jemaah haji yang telah lanjut usia (lansia), lanjutnya, akan disediakan pendamping dari
Kementerian Agama (Kemenag).
"Ada pendamping untuk saudara kita yang lansia, telah disiapkan oleh Kemenag. Pemerintah daerah melibatkan petugas haji, di sana untuk kita berikan layanan semaksimal mungkin," katanya.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, jemaah calon haji yang dilepas keberangkatan pertama sebanyak 393 orang yang termasuk di kloter ketiga.
"Sedangkan di Kota Tangerang terdapat enam kloter yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci," kata Arief.
Arief menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bakal menggunakan asrama haji yang ada di wilayahnya sebagai lokasi penjemputan kepulangan para jemaah asal Kota Tangerang dari Tanah Suci. Pasalnya, prosesi penyambutan kepulangan jemaah haji menjadi hal yang krusial.
"Ini hal yang krusial bagi Pemkot Tangerang untuk berkesempatan melayani masyarakat usai menunaikan ibadah haji. Kalau pulangnya enggak harus ke Pondok Gede lagi, langsung ke Kota Tangerang, kan bisa hemat waktu dan juga tenaga empat sampai enam jam," ungkapnya.
Arief menuturkan, fasilitas dan juga utilitas yang mendukung prosesi kepulangan jemaah haji harus dipersiapkan sebaik mungkin dalam waktu yang sangat terbatas, meski pembangunan gedung asrama haji belum rampung secara keseluruhan.
"Makanya infrastruktur dan juga aksesibilitas dari dan menuju asrama haji harus benar-benar dipersiapkan agar tidak mengganggu lalu lintas jalan sekitar asrama," jelasnya.
Arief meminta agar jajarannya di Pemkot Tangerang dapat segera melakukan simulasi kedatangan jemaah haji untuk dapat memetakan kebutuhan dan juga hal-hal yang harus dipersiapkan. Hal tersebut bertujuan agar kedatangan jemaah bisa berjalan dengan baik dan lancar.
"Misal, dikasih stiker untuk mobil penjemput, dan satu jemaah hanya boleh dijemput oleh satu kendaraan, biar enggak kacau dan parkirnya juga harus dipikirkan," katanya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)