Beberapa warga berjalan di sekitar pemukiman yang terkena dampak banjir, di Jalan Swadaya, Kelurahan Pandang-pandang, di Kecamatan Somba Opu, Selasa 22 Januari 2019.
Beberapa warga berjalan di sekitar pemukiman yang terkena dampak banjir, di Jalan Swadaya, Kelurahan Pandang-pandang, di Kecamatan Somba Opu, Selasa 22 Januari 2019.

Sebagian Makassar Direndam Banjir Setinggi 1,5 Meter

ant • 23 Januari 2019 09:59
Makassar: Banjir setinggi 1,5 meter merendam wilayah Perumnas Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 23 Januari 2019. Banjir yang datang secara tiba-tiba menyebabkan warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga dari rumah.
 
"Tidak sempat lagi kita menyelamatkan barang berharga karena air langsung tinggi. Kalau tanda-tandanya setinggi mata kaki kemudian meninggi, kita masih bisa menyelamatkan barang-barang berharga," kata seorang warga Blok VIII Perumnas Antang Makassar Muh. Jihadul Arifin di Makassar, Rabu, 23 Januari 2019.
 
Baca: Enam Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Gowa

Ia menyebut banjir kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Banjir kali ini datang secara tiba-tiba dengan kondisi air sudah tinggi.
 
Ia mengatakan banjir yang terjadi di perumahannya itu karena arus air yang deras dari wilayah Kabupaten Gowa setelah pintu air Bendungan Bili-Bili dibuka karena terjadi luapan.
 
Jihadul menyatakan perumahannya yang berada di Kecamatan Manggala, Makassar itu, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Gowa. Apalagi, kata dia, sembilan kecamatan lainnya di dataran rendah di daerah itu juga mengalami banjir.
 
Banjir di kawasan itu mulai terjadi pada Selasa 22 januari sekitar pukul 16.00 Wita. Banjir di perumahannya kali ini juga baru terjadi hingga setinggi dada orang dewasa. 
 
"Saat ini, saya dan warga lainnya mengungsi di masjid dan kami membutuhkan bantuan pakaian ganti, selimut, dan dapur umum," kata dia.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>