Beberapa warga berjalan di sekitar pemukiman yang terkena dampak banjir, di Jalan Swadaya, Kelurahan Pandang-pandang, di Kecamatan Somba Opu, Selasa 22 Januari 2019.
Beberapa warga berjalan di sekitar pemukiman yang terkena dampak banjir, di Jalan Swadaya, Kelurahan Pandang-pandang, di Kecamatan Somba Opu, Selasa 22 Januari 2019.

Enam Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Gowa

Nasional bencana longsor bencana banjir
Lina Herlina • 22 Januari 2019 19:59
Makassar: Sebanyak enam orang meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda 18 kecamatan, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa, 22 Januari 2019. Pemerintah Kabpuaten Gowa bersama instansi terkait bahu-membahu mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumah.
 
"Kami dari Pemkab Gowa, dibantu Pemerintah Provinsi Sulsel, TNI-Polri dan Basarnas sudah turun mengevakuasi dan menyelamatkan warga yang terjebak di rumahnya," kata Bupati Gowa Adnan Purichta, usai meninjau proses evakuasi warga.
 
Ia menjelaskan, dari 18 kecamatan yang ada di Gowa, sembilan di antaranya berada di daratan rendah dan tujuh kecamatan yang terendam banjir. Tujuh kecamatan itu yaitu Kecamatan Somba Opu, Bontomarannu, Patalassang, Parangloe, Palanngga, Tombolopao, dan Manuju.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, longsor terjadi enam titik. Di salah satu titik di Campagogo, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, menimbun lima unit rumah. Lalu di Dusun Bontosuro, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, longsor menimbun satu unit mobil dan enam ekor sapi.
 
Kemudian jembatan putus di dua lokasi, yaitu Jembatan Jenelata, Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, yang menghubungan dengan Sapaya. Juga jembatan di Dusun Limoa Desa Patalikang Kecamatan Manuju.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif