Ilustrasi truk mengisi solar. Foto: dok Pertamina Patra Niaga.
Ilustrasi truk mengisi solar. Foto: dok Pertamina Patra Niaga.

Solar Subsidi di Kota Padang Hanya Dijual di Malam Hari

Antara • 30 Maret 2022 15:51
Padang: Penjualan solar bersubsidi di SPBU yang ada di Kota Padang dialihkan ke malam hari. Penjualan dimulai pukul 21.00 WIB untuk mencegah terjadinya kemacetan akibat antrean kendaraan.
 
"Berdasarkan hasil keputusan rapat bersama pemangku kepentingan terkait, mulai hari ini penjualan Biosolar di SPBU dimulai pukul 21.00 WIB guna mengurangi kemacetan," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar di Padang, Sumatra Barat, Rabu, 20 Maret 2022.
 
Guna mengatasi kelangkaan, Pertamina sudah menambah kuota. Pertamina mengalihkan kuota akhir tahun untuk dipakai saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Biasanya kebutuhan solar 280 kiloliter per hari menjadi 400 kiloliter per hari," ujar dia.
 
Selain itu, untuk mengatasi kemacetan pemerintah provinsi (pemprov) menggandeng Samsat untuk pencatatan nomor polisi kendaraan yang mengisi Biosolar.
 
Baca:Tenang, Pasokan Solar Bersubsidi Masih Aman
 
"Kemudian Hiswana Migas juga sudah menyiapkan Satgas Pengawasan Penyaluran Solar di SPBU," ujarnya.
 
Ia menilai banyaknya warga yang mengisi solar subsidi karena selisih harga nonsubsidi cukup tinggi, hampir Rp8.000 per liter.
 
"Apalagi yang mengisi solar subsidi kemudian adalah truk pengangkut sawit yang harga jualnya sedang tinggi-tingginya saat ini, tapi malah ikut pula antre mengisi solar subsidi," tutur Andree.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif