Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, (Foto: Medcom.id/Farhan)
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, (Foto: Medcom.id/Farhan)

Pemkot Tangsel Sepakat Dilakukan PSBB

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19 PSBM
Farhan Dwitama • 07 Januari 2021 12:20
Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, sepakat dilakukan pengetatan aktvitas masyarakat melalui pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 
 
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pengetatan seperti awal penerapan PSBB pada Maret-April 2020, menunjukkan penurunan angka penyebaran covid-19.
 
"Pengetatan diperlukan, karena hukumnya kalau disiplin masyarakat kendor (kasus) covid-19 nya naik. Kalau disiplin masyarakat tinggi terhadap protokol kesehatan, covid-19. Dengan demikian kita perlu pengetatan ini," ungkap dia, Kamis, 7 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, Benyamin masih menunggu keputusan akhir dalam penerapan aturan pembatasan ketat aktivitas masyarakat guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.
 
Baca juga:  Plt Wali Kota Keberatan Surabaya Diberlakukan PSBB
 
"Nanti seperti apa, kita tunggu malam ini mau rapat bersama Menteri untuk membahas pengetatan-pengetatan tersebut," ujarnya.
 
Benyamin mengakui saat ini Kota Tangsel kembali masuk zona merah penyebaran covid-19. Pengetatan protokol kesehatan seperti tidak berkerumun, menggelar acara seni atau kebudayaan, menjadi alternatif menekan angka penularan covid-19.
 
"Cuma kan di lapangan masih banyak masyarakat (belum patuh). Mudah mudahan karena belum tahu saja, bukan tidak mau tahu," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif