Tangkapan layar, orang berbaju hazmat menggunakan ambulans mengantarkan seserahan di Kota Palembang. Foto: Istimewa
Tangkapan layar, orang berbaju hazmat menggunakan ambulans mengantarkan seserahan di Kota Palembang. Foto: Istimewa

Temuan Ambulans Antar Seserahan di Palembang Didalami

Nasional Virus Korona Alat Pelindung Diri (APD) protokol kesehatan
Gonti Hadi Wibowo • 20 Oktober 2020 13:07
Palembang: Kasatlantas Polrestabes Palembang, Kompol Yakin Rusdi, mengaku bakal mempelajari dahulu temuan kasus ambulans untuk membawa hantaran seserahan pernikahan. Dia mengaku, penggunaan ambulans tak sesuai peruntukan dilarang.
 
"Dilihat dari peruntukan dan penggunaan ambulans untuk hantaran seserahan pernikahan itu tidak diperbolehkan," kata Rusdi, Selasa 20 Oktober 2020.
 
Rusdi menjelaskan, saat ini kepolisian juga tidak mengeluarkan izin untuk keramaian mengelar pernikahan. Terlebih, dalam video beredar tersebut, ambulans dengan sengaja membunyikan sirene seperti hendak mengantar pasien di perjalanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam ketentuan penggunaan ambulans merujuk pada Undang Undang (UU) nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal Pasal 134, telah diatur hak utama ambulans hanya untuk mengangkut orang sakit.
 
"Jika mau digunakan tentu harus mencabut atribut yang ada di dalam ambulans itu baik lampu serine maupun tulisan di ambulans itu," jelasnya.
 
Baca:Viral 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan ambulans untuk Seserahan Pernikahan
 
Rusdi mengaku pihaknya sedang memeriksa video yang 1:35 menit yang beredar di media sosial tersebut. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan polsek setempat untuk mengetahui persis lokasi kejadian dan siapa yang mengelar pernikahan.
 
"Dalam lalu lintas tidak ada sanksi pidana. Tetapi saya akan melihat dulu bagaimana kondisi sebenarnya," katanya.
 
Sebelumnya, Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan kota Palembang, Yudhi Setiawan, membenarkan adanya mobil ambulans yang disalahgunakan untuk membawa hantaran seserahan pernikahan.
 
Pihaknya mengaku tidak mengetahui persis kapan kejadian itu. Tapi diprediksi peristiwa terjadi pada Minggu 18 Oktober 2020.
 
"Saya sudah lihat videonya itu pagi tadi. Kejadian itu benar di Palembang dan ambulans itu berasal dari dari klinik swasta," kata Yudhi kepada Medcom.id, Senin 19 Oktober 2020.
 
Dari informasi yang diterima, mobil ambulans itu digunakan untuk hantaran seserahan pernikahan di kawasan Plaju, Kota Palembang. Pihaknya sangat menyayangkan adanya penyalahgunaan ambulans untuk acara pernikahan.
 
"Fungsinya mobil ambulans itu membawa orang sakit dan mengantar jenazah. Apalagi di dalam mobil ambulans banyak kuman penyakitnya," jelasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif