Kondisi warga Kabupaten Kepulauan Meranti yang tewas diduga diterkam harimau sumatera di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Korban mengalami luka di leher dan jasad masih utuh. (ANTARA/Tangkapan Layar)
Kondisi warga Kabupaten Kepulauan Meranti yang tewas diduga diterkam harimau sumatera di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Korban mengalami luka di leher dan jasad masih utuh. (ANTARA/Tangkapan Layar)

Seorang Warga Siak Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatra

Antara • 20 Desember 2022 15:38
Siak: Seorang warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Acai, 50, dilaporkan tewas diduga diterkam harimau Sumatra di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, saat mencari kayu.
 
Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar menyampaikan jasad korban ditemukan masih utuh. Namun, terdapat bekas luka gigitan harimau di leher korban yang ketika itu sedang mencari kayu mahang di hutan Sungai Belat bersama rekannya.
 
"Kejadiannya Senin, 19 Desember sekitar pukul 06.00 WIB, tetapi saya dapat informasi itu sore dari penghulu (kepala desa) setempat. Malamnya saya langsung lapor ke kepolisian dan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau," katanya dikonfirmasi, Selasa, 20 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mukhtasar mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima dari warga setempat, korban saat itu ditemukan oleh rekannya tak jauh dari lokasi korban diterkam. Namun, harimau sudah kabur meninggalkan korban dengan kondisi bersimbah darah.
 
Baca: Petugas Konflik Satwa Terperosok ke Lumpur Panas usai Dikejar Gajah Liar

"Informasi terakhir yang saya terima, korban sudah dibawa ke tempat asal mereka semalam. Kami juga sudah melaporkan ke pihak terkait," katanya.
 
Lebih lanjut ia mengimbau warga yang berada di sekitar lokasi untuk selalu berhati-hati terhadap hewan buas yang masih berkeliaran. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian apalagi jika memasuki hutan atau tempat yang jauh dari permukiman.
 
"Kami imbau warga tingkatkan kewaspadaan, karena saat ini harimau tersebut masih berkeliaran. Ini sudah kesekian kalinya terjadi dan saya juga sudah lapor ke pihak berwenang supaya menurunkan tim mengamankan dan meminta mengevakuasi hewan buas tersebut," tuturnya.
 
Sebelumnya, awal November 2022, BB KSDA Riau melaporkan dua harimau yang terekam kamera di kampung paling ujung Kabupaten Siak tersebut. Hampir setahun yang lalu satu orang juga tewas diterkam harimau di kampung yang jarak tempuhnya 4-6 jam dari Sungai Apit.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif