Suasana kota Banda Aceh saat pemberlakuan jam malam. Foto: medcom.id/Fajri Fatmawati
Suasana kota Banda Aceh saat pemberlakuan jam malam. Foto: medcom.id/Fajri Fatmawati

Pemprov Aceh Izinkan Kabupaten/Kota Kembali Terapkan Jam Malam

Nasional Virus Korona
Fajri Fatmawati • 16 September 2020 17:33
Banda Aceh: Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengizinkan setiap kabupaten/kota menerapkan jam malam. Penerapan itu untuk membatasi aktivitas masyarakat guna mencegah meluasnya penularan covid-19.
 
Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Amrizal J Prang, mengatakan perizinan itu berdasarkan peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang sosialisasi pencegahan covid-19. Pergub itu juga mengatur mulai dari sanksi bagi pelanggar hingga ketersediaan pangan.
 
"Aturan jam malam itu, tertera dalam poin IX pasal 22 ayat (1) yakni, 'Pemerintah Aceh dan/atau pemerintah kabupaten/kota berwenang menerapkan jam malam di daerahnya'," kata Amrizal, Rabu, 16 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, Ayat (2) menyatakan penerapan jam malam bertujuan untuk membatasi aktivitas masyarakat di malam hari guna mengantisipasi meluasnya penyebaran covid-19 di Aceh.
 
Selanjutnya, pasal 23 ayat (1) dijelaskan aturan main penerapan jam malam terkait penerapan jam malam dilakukan berdasarkan permohonan gubernur atau bupati/wali kota ke satgas penanganan covid-19.
 
"Di ayat (2), permohonan tersebut untuk Aceh atau kabupaten/kota tertentu. ayat (3) permohonan penerapan jam malam oleh bupati/wali kota di lingkup satu kabupaten di daerahnya harus lebih dulu dikonsultasikan dengan Gubernur," ujarnya.
 
Amrizal menuturkan, Pergub tersebut mengatur tentang penerapan protokol kesehatan bagi perorangan, pelaku usaha, dan pengelola atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.
 
"Kalau diteliti secara saksama, secara substantif, Pergub ini di dalamnya secara umum telah menggambarkan road map, bagi penanganan covid-19 di masa depan," ucap Amrizal.
 
Meskipun, lanjut dia, sejak Februari Pemerintah Aceh telah menjalankan sejumlah kebijakan tersebut. Menurutnya, Pergub tersebut mewajibkan kepada perorangan untuk mematuhi protokol kesehatan, yaitu, dengan selalu mengenakan masker jika beraktivitas.
 
"Baik itu di luar rumah atau ketika berinteraksi dengan orang lain, kemudian, mencuci tangan secara teratur memakai sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak fisik," jelasnya.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif