Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin, di Markas Polda Jawa Barat, Jumat, 20 November 2020. Dokumentasi/ istimewa
Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin, di Markas Polda Jawa Barat, Jumat, 20 November 2020. Dokumentasi/ istimewa

Sekda Kabupaten Bogor Penuhi Panggilan Polisi

Nasional fpi Rizieq Shihab pandemi covid-19 Protokol Covid-19
P Aditya Prakasa • 20 November 2020 13:24
Bandung: Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin, memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Barat, untuk diklarifikasi terkait kerumunan massa Rizieq Shihab yang terjadi di Megamendung, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
 
Burhanudin mengaku telah menjalani pemeriksaan dan mendapat beberapa pertanyaan dari penyidik.
 
"Belum selesai. Kepotong jumatan dulu. Nanti dilanjutkan lagi, kita yang datang dari Kasatpol PP, Camat, Kepala desa juga ada datang diminta keterangan. Tadi cuma isi biodata, ditanya tupoksi. (Pertanyaan) belum sampai ke substansi," kata Burhanudin di Mapolda Jawa Barat, Jumat, 20 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bupati Bogor Siap Diperiksa Polisi Usai Sembuh dari Covid-19
 
Sementara Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdhi A. Chaniago, mengatakan Bupati Bogor, Ade Yasin, dipastikan tidak bisa memenuhi panggilan penyidik. Ade yang sedang menjalani pengobatan covid-19 akan diagendakan pemanggilan ulang.
 
Selain itu Ketua RW, Agus, dan pihak panitia yang juga anggota Front Pembela Islam (FPI), Muchsin Alatas juga tidak hadir.
 
"Untuk Bu Ade (Yasin) kami sudah menerima informasi bahwa beliau tidak bisa datang karena sakit. Ketua RW juga tidak datang karena sakit. Dari pihak panitia belum ada keterangan," jelas Erdi.
 
Erdi memastikan tiga orang telah datang memenuhi jadwal pemanggilan. Mereka adalah Alwasyah Sudarman (Kades sukagalih Megamendung), Endi Rismawan (Camat Megamendung), Agus Ridallah (Kasatpol PP Bogor), Kusnadi (Kades Kuta), Marno (Ketua Rt 1), Burhanudin (Sekda Bogor), dan Aiptu Dadang Sugiana (Babinkamtibmas).
 
Erdi memastikan bahwa sebelum menjalani pemeriksaan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Semua menjalani rapid tes dengan hasil non reaktif.
 
"Sisanya datang sebelum pukul 10.00 WIB. Proses pemeriksaan masih berlangsung di Gedung Ditreskrimum. Nanti setelah ibadah Jumat dilanjutkan, karena masih banyak pertanyaan yang diajukan," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif