Warga Negara Malaysia yang Dideportasi Imigrasi Makassar, Haeruddin bin Haseng, Istimewa
Warga Negara Malaysia yang Dideportasi Imigrasi Makassar, Haeruddin bin Haseng, Istimewa

Imigrasi Makassar Deportasi WN Malaysia

Nasional keimigrasian
Muhammad Syawaluddin • 18 Januari 2019 17:14
Makassar: Kantor Imigasi Kelas I Makassar mendeportasi satu orang warga negara Malaysia. Deportasi dilakukan lantaran izin tinggal yang dimiliki sudah tidak berlaku atau melewati batas tinggal.
 
Warga negara Malaysia tersebut adalah Haeruddin bin Haseng, 70. Dari data Kantor Imigrasi, pria lanjut usia tersebut berasal dari Kinabalu dan memiliki paspor yang diterbitkan pada 2014 lalu.
 
Kepala Imigrasi Makassar Andi Pallawarukka mengatakan bahwa Haeruddin dideportasi lantaran diduga telah melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dan Haeruddin telah melampaui izin tinggal dari keimigrasian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang bersangkutan overstay. Izinnya sudah lewat selama 26 hari. Dia tidak mampu membayar biaya beban. Sebanyak Rp300 ribu per hari untuk per orang," katanya, Jumat 18 Januari 2019.
 
Oleh pihak Imigrasi Makassar, pria kelahiran Sabah, Malaysia tersebut diberangkatkan melalui Bandar Sultan Hasanuddin menuju Bandara Soekarno-Hatta. Menuju, ke tempat asalnya, Malaysia.
 
"Pendeportasian dilakukan dengan tujuan Jakarta - Kuala Lumpur - Kinabalu dengan menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor JT 280," jelasnya.
 
Sepanjang tahun 2018, Kantor Imigrasi Makassar telah mendeportasi 17 orang asing. Dan memberi beban biaya karena melewati batas tinggal juga 17 orang. Mereka berasal dari negara berbeda di antaranya India, Bulgaria, Korea Selatan, Argentina Australia, Pakistan, Turki, Amerika Serikat, dan Mesir.
 
Imigrasi Makassar juga mengeluarkan izin tinggal kunjungan (ITK) sebanyak 1.351 orang, izin tinggal terbatas (ITAS) bagi 686 orang, dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) untuk 22 rorang.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif