Korban Tewas Pembantaian di Nduga Baru Bekerja Tiga Pekan

Andi Aan Pranata 08 Desember 2018 11:54 WIB
Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
Korban Tewas Pembantaian di Nduga Baru Bekerja Tiga Pekan
Keluarga menyambut jenazah Fais, warga Makassar yang jadi salah satu korban penembakan di Nduga, Papua
Makassar: Belasan pekerja proyek jembatan Trans Papua tewas diserang kelompok bersenjata di kabupaten Nduga, Papua, Sabtu dan Minggu pekan lalu. Sebagian pekerja yang berasal dari luar provinsi diketahui belum lama bekerja pada proyek yang digarap PT Istaka Karya.

Salah satu pekerja yang tewas bernama Fais Saputra, warga kompleks Perumnas Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Keluarga mengatakan Fais baru berangkat ke Papua sejak tiga pekan lalu.

"Saya juga tidak tahu kenapa Fais ambil pekerjaan bangunan di sana, padahal di sini dia berdagang. Mungkin ini sudah panggilan dari Yang Maha Kuasa,"  kata Lukman, mertua Fais di Makassar, Sabtu 8 Desember 2018.


Baca: Tuntaskan Kasus Nduga di Jalur Hukum

Fais termasuk dalam 16 jenazah yang diterbangkan dari Papua pada Jumat 7 Desember kemarin. Jasadnya mendarat dengan  pesawat Hercules di Pangkalan Udara Hasanuddin Makassar dan langsung dijemput keluarga menuju rumah duka. Almarhum dimakamkan di TPU Sudiang, Makassar, Sabtu pagi.

Fais meninggalkan seorang istri serta sepasang anak laki-laki dan perempuan. Istri Fais, Fadilla Uliyah mengatakan suaminya baru sekali ini pergi ke Papua untuk mencari nafkah. Sayangnya, Fais pulang dalam kondisi tak bernyawa.

Sepengetahuan Fadilla, Fais pergi ke Papua tiga pekan lalu bersama tujuh orang lain. Lima di antaranya merupakan keluarga. Namun dia belum mengetahui kabar mereka usai kejadian penyerangan oleh kelompok bersenjata di distrik Mbua.

"Saya komunikasi lewat telepon terakhir dengan dia (Fais) tanggal 13 November, sebelum dia berangkat ke lokasi kerjanya. Di lokasi katanya tidak ada sinyal," kata Fadilla.





(ALB)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id