Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat

Polisi Korban Konflik Ori-Kariuw Meninggal

Antara • 22 Februari 2022 09:59
Ambon: Anggota Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, Briptu Mohammad Faisal Helut, menjadi korban penembakan saat bertugas menangani konflik Ori-Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, meninggal dunia di Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta.
 
Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat mengatakan, Selasa Pagi, 22 Februari 2022, Kapolda Maluku sudah dalam perjalanan ke Jakarta untuk menjenguk Briptu Mohamad Faisal. Namun pukul 06.35 WIB (08.35 WIT), Briptu Faisal dikabarkan telah berpulang.
 
“Yang bersangkutan (Briptu Faisal) meninggal dunia di Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta. Polda Maluku mengucapkan turut berduka cita yang mendalam,” kata Roem, di Ambon, Selasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Roem mengatakan, untuk rencana pemakaman sekaligus tempat pemakamannya, sementara masih dibicarakan dengan pihak keluarga almarhum Briptu M Faisal.
 
“Sementara dikoordinasikan dengan keluarga. Saat ini kami sedang berupaya memulangkan jenazah ke Maluku,” ucapnya.
 
Baca juga: Kasus Covid-19 Aktif Kota Bekasi Capai 25 Ribu, BOR 56%
 
Roem menerangkan, sebelumnya almarhum Briptu Faisal mengalami luka tembak pada Senin, 26 Januari 2022, ketika sedang melaksanakan tugas saat terjadi konflik Negeri (Desa) Ori dan Negeri (Desa) Kariuw.
 
“Kemudian dibawa dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku sampai 31 Januari lalu dirujuk ke RS Pusat Polri di Kramat Jati Jakarta dan dinyatakan meninggal pada Selasa, 22 Februari, pukul 06.35 WIB,” terangnya.
 
Kapolda Maluku sebelumya sudah pernah menjenguk Briptu Faisal Heluth, anggota polisi yang menjadi korban konflik Kariuw-Pelauw di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, Jumat, 28 Januari lalu.
 
Kejadian yang menimpa korban juga sudah disampaikan kepada Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
 
Konflik antara dua negeri di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, yakni Kariuw dan Ori, pecah pada Rabu dini hari, 26 Februari 2022. Peristiwa itu mengakibatkan tiga korban meninggal dan dua lainnya mengalami luka parah.
 
Saat ini kondisi di dua negeri tersebut sudah aman dan kondusif. Sejumlah aparat TNI-Polri telah bertugas dan membangun pos keamanan di daerah itu. Sejumlah harta benda milik warga Kariuw sudah diamankan.
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif