ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Wabah PMK Meluas ke 11 Kecamatan di Lamongan

Media Indonesia • 19 Mei 2022 18:29
Lamongan: Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkiti hewan ternak di Lamongan, Jawa Timur, meluas hingga ke 11 kecamatan. Pemkab Lamongan membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mencegah agar wabah tidak terus meluas.
 
"Iya meluas di 11 kecamatan," kata Kabag Protokoler dan Komunikasi Lamongan, Arif Bakhtiar, Kamis, 19 Mei 2022.
 
11 wilayah yang sudah terjangkiti itu meliputi Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sugio, Turi, Mantup, Sugio, Lamongan, Paciran, Solokuro, Ngimbang, dan Sambeng. Dari 11 kecamatan ini, ada 384 sapi yang terpapar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sejumlah 83 ekor sapi dinyatakan sembuh, 31 dijual, empat ekor potong paksa, 260 masih sakit dan enam ekor di antaranya mati," ucap dia.
 
Baca: 2 Kecamatan Suspek PMK, Pemkot Surabaya Terapkan Lockdown Wilayah
 
Arif menyebutkan persebaran wabah berlangsung cepat sehingga diperlukan upaya pendeteksi secara awal. Ia juga menyatakan tidak ada ternak dari luar Lamongan yang masuk karena sejak awal ditemukan wabah.
 
"Kami pastikan tidak ada ternak dari luar Lamongan yang masuk, dan tidak mengizinkan ternak keluar," ujarnya. 
 
Pemkab Lamongan, terang Arif, juga telah melakukan langkah antisipatif lainnya. Di antaranya, melakukan deteksi lebih awal dengan mengaktifkan Satgas di masing-masing masing wilayah kecamatan.
 
Tim Satgas juga memisahkan ternak yang sakit yang kemudian dilanjutkan dengan melakukan lokalisasi. Satgas juga melakukan sosialisasi ke peternak dan sentra penjualan ternak berkuku belah di kecamatan.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif