Polisi mengamankan begal penusuk sopir taksi di Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (28/3/2022). (ANTARA/HO-Humas Polda Jawa Barat)
Polisi mengamankan begal penusuk sopir taksi di Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (28/3/2022). (ANTARA/HO-Humas Polda Jawa Barat)

Begal Penusuk Sopir Taksi Online di Bandung Dibekuk

Antara • 28 Maret 2022 13:38
Bandung: Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung membekuk begal berinisial AH, 22, yang menusuk leher sopir taksi daring di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
 
Kepala Polresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan aksi pembegalan tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 25 Maret 2022. Diduga pelaku menganiaya korban bernama Irwan Rusmawan, 56, karena ingin mencuri mobilnya.
 
"Jadi tersangka ini memang benar memesan taksi daring melalui aplikasi Indriver dari wilayah Cilengkrang Kota Bandung menuju Ciparay Kabupaten Bandung," kata Kusworo di Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Senin, 28 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain menusuk korban,  pelaku juga memukul korban beberapa kali. Akibatnya korban mengalami luka lebam dan luka tusukan di bagian leher.
 
Aksi pembegalan itu bermula dari pelaku yang memesan taksi daring. Lalu korban selaku sopir taksi menjemput pelaku di Jalan A H Nasution, kawasan Cilengkrang, Kota Bandung. Pelaku memesan taksi agar diantar ke kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung.
 
Baca: Begal Tewas Ditembak Saat Beraksi di Kota Bandung
 
Namun setelah mendekati lokasi pengantaran, pelaku meminta korban agar diantar ke arah lain. Lalu ketika menemui jalan kecil dan sepi di sekitar areal persawahan kawasan Ciparay, pelaku lantas melancarkan aksinya.
 
Setelah itu, menurut Kusworo, posisi korban mulai tak berdaya karena mendapatkan ancaman dari pelaku. Pelaku, kata dia, meminta dompet, STNK, ponsel, dan  menyuruh korban agar meninggalkan mobil tersebut.
 
"Setelah mendapatkan barang-barang milik korban, pelaku langsung melarikan diri," kata Kusworo.
 
Kemudian, menurutnya, polisi menerima laporan aksi pembegalan tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tak lama pelaku bisa dibekuk polisi dalam waktu kurang dari dua hari.
 
Kusworo menyebut pelaku melancarkan aksi penganiayaan dan pencurian itu karena motif kebutuhan ekonomi. Pelaku, kata dia, tidak memiliki pekerjaan.
 
"Untuk korban saat ini masih dalam rawat jalan karena dari kejadian ini korban IR mengalami luka lebam di bagian pelipis mata kiri dan luka sobek di leher akibat senjata tajam jenis pisau milik pelaku," kata dia.
 
Selain pelaku, polisi mengamankan satu unit mobil milik korban yang dicuri pelaku, yakni Daihatsu Sigra, termasuk STNK, ponsel milik korban, dan barang bukti lainnya milik pelaku.
 
Akibat perbuatannya, AH dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif