Ilustrasi sejumlah pekerja pabrik rokok menghitung uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi sejumlah pekerja pabrik rokok menghitung uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

110 Perusahaan di Jateng Belum Cairkan THR

Nasional tunjangan hari raya jawa tengah Lebaran 2022
Mustholih • 26 April 2022 18:33
Semarang: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah menerima 110 aduan soal tunjangan hari raya (THR) dari  karyawan yang belum kunjung dibayarkan oleh perusahaan. Jumlah aduan ini meningkat tajam seiring dengan semakin dekatnya Lebaran Idulfitri 2022.
 
"Senin kemarin, ada tambahan jadi total 110 aduan yang masuk ke Posko THR Provinsi Jawa Tengah. Padahal pertengahan April masih 22 laporan yang masuk," kata Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 26 April 2022.
 
Menurut Roselllasari, berdasarkan peraturan, THR karyawan sudah harus dibayarkan perusahaan maksimum tujuh hari sebelum Lebaran atau 25 April 2022. Apabila melebihi tenggat, berarti perusahaan-perusahaan yang dilaporkan telah melanggar SE Menaker RI no M/1/HK.04/IV/2022 dan PP 36 tentang pengupahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rosellasari mengatakan rata-rata para pekerja mengeluhkan pembayaran yang telat, dicicil, atau dibayar tidak sesuai ketentuan.
 
Baca juga: Wagub Jabar Minta Perusahaan Segera Cairkan THR Karyawan
 
Rosellasari mengancam bakal memberi sanksi kepada perusahaan-perusahaan di Jateng yang melanggar ketentuan pencairan THR. Dia menegaskan, perusahaan yang diberi sanksi masih harus mencairkan THR karyawan.
 
"Bahkan, perusahaan bisa dikenakan denda sebesar 5 persen dari jumlah THR yang diterima setiap buruh," tegas Rosellasari.
 
Rosellasari mengatakan rata-rata perusahaan yang belum membayarkan THR pekerja karena masih terdampak covid-19.
 
"Alasan mereka rata-rata karena terdampak covid-19. Selain itu juga cash flow, uangnya diputar untuk kegiatan yang lain. Tapi mereka berjanji untuk membayar," jelas Rosellasari.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif