Ilustrasi Gunung Bromo. Medcom.id/Daviq Umar
Ilustrasi Gunung Bromo. Medcom.id/Daviq Umar

Puncak Yadnya Kasada Tengger Bromo Digelar Kamis

Nasional budaya
Daviq Umar Al Faruq • 16 Juli 2019 18:06
Malang: Puncak kegiatan adat dan tradisi Yadnya Kasada bakal dilaksanakan pada Kamis 18 Juli 2019 besok. Rangkaian ritual masyarakat adat Tengger di Pura Luhur Poten dan puncak Gunung Bromo, Probolinggo telah digelar sejak Jumat, 12 Juli 2019.
 
Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarif Hidayat mengaku, pihaknya telah menyiapkan personil dan mitra untuk pengamanan kegiatan Yadnya Kasada. Personil disiagakan di 11 titik dengan kekuatan sekitar 150 orang.
 
Selain TNBTS, personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan kegiatan Yadnya Kasada antara lain komunitas FSG, Bromo Lovers, perwakilan paguyuban jasa wisata, Savers, TNI-Polri, pihak desa dan kecamatan setempat serta puskesmas dan petugas BPBD setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sore ini teman-teman sudah kita siapkan. Jadi tanggal 17 dan 18 sudah standby di posisi masing-masing," katanya, Selasa 16 Juli 2019.
 
Rangkaian kegiatan Yadnya Kasada pada hari pertama oleh Nancep Karya. Selanjutnya pada Senin 15 Juli 2019, terdapat rangkaian kegiatan berupa Semeninga; Mendhak Tirta di Goa Widodaren, Ranupane, Watu Klosot dan Air terjun Madakaripura; Penjor Upacara dan umbul-umbul dipasang di lokasi acara Yadnya Kasada dan Ngaturi 25 Punden Tengger.
 
Kemudian hari ini, Selasa 16 Juli 2019 terdapat rangkaian Pembejian atau Melasti. Rabu 17 Juli 2019 dilakukan Piodalan Pura Luhur Poten Bromo dan pengukuhan warga kehormatan Tengger.
 
Terakhir, pada hari Kamis 18 Juli 2019 pukul 01.00 WIB terdapat pemberangkatan ongkek dan umat atau masyarakat adat Tengger menuju lautan pasir Gunung Bromo dari pintu gerbang masing-masing masing wilayah. Yaitu Cemara Lawang (Tengger Probolinggo), Pakis Binjcil (Tengger Pasuruan), Jemplang (Tengger Malang) dan Gunung Jantur (Tengger Lumajang).
 
Lalu pada pukul 03.00 WIB, puncak Upacara Yadnya Kasada di utama Mandala Pura Luhur Poten Bromo, pembacaan sejarah Kasada, Puja Stuti Dukun Pandhita Tengger, Mulunen Puja Mekakat, melayani Yadnya umat, dan melabuhi korban suci ke kawah Gunung Bromo.
 
Diikuti masyarakat Tengger empat wilayah
 
Kasubbag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah mengatakan acara Yadnya Kasada merupakan kegiatan adat dan tradisi yang rutin pada setiap tahunnya. Kegiatan ini dilakukan oleh masyarakat adat Tengger di empat wilayah, yaitu Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang termasuk Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.
 
"Anggota kami tetap melaksanakan pemantauan, monitor dan pengamanan, baik terbuka maupun tertutup pada pelaksanaan kegiatan proses Yadnya Kasada masyarakat adat Tengger. Khususnya di wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang," terangnya.
 
Ainun menambahkan kegiatan ritual Yadnya Kasada yang dilakukan oleh masyarakat adat Desa Ngadas ini merupakan wujud syukur kepada Sang Pencipta yang disampaikan dalam bentuk selamatan tumpeng dan membawa hasil panen pertanian yang disajikan di kawah puncak Gunung Bromo.
 
Kepala Desa Ngadas, Mujianto mengatakan, sekitar 60 persen dari 2.000 masyarakat di desanya bakal menghadiri ritual Yadnya Kasada. Keberangkatan masyarakat dari Desa Ngadas dengan tujuan kawah puncak Gunung Bromo, Probolinggo, bakal dilakukan besok Rabu 17 Juli 2019 pukul 12.00 WIB.
 
"Acara puncak Yadnya Kasada akan dilaksanakan pada Rabu 17 Juli 2019 atau malam bulan purnama. Perbekalan yang nantinya akan dibawa oleh masyarakat Desa Ngadas pada acara puncak Yadnya Kasada berupa tumpeng dan hasil pertanian," pungkasnya
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif