medcom.id, Surabaya: Hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan, tak terkecuali belasan anak jalanan Kota Surabaya. Mereka menggelar doa bersama, berharap pesawat yang mengangkut 162 orang itu segera ditemukan.
Doa dipanjatkan anak-anak di sebuah rumah pintar, Jalan Krembangan Jaya Selatan, Surabaya, Senin (29/12/2014) siang. Mereka berkumpul dan memanjatkan puja-puji aga Tuhan menyelamatkan QZ8501. Tak lupa, mereka membawa poster dukungan bagi keluarga penumpang yang sejak kemarin dilanda kecemasan.
Khorul Anam, salah satu anak yang ikut berdoa, berharap proses pencarian pesawat AirAsia segera rampung sehingga seluruh penumpang bisa ditemukan. Selain itu, seluruh keluarga yang menunggu kepastian kabar juga diberi kesabaran dan ketabahan.
"Doa bersama ini dilakukan untuk memberikan empati dan dukungan dari anak-anak jalanan kepada para penumpang pesawat AirAsia QZ8501. Doa bersama ini sebagai bukti bahwa anak-anak jalanan juga memiliki kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama yang sedang mengalami musibah," kata Muhammad Arif, pembina rumah pintar anak jalanan Surabaya, hari ini.
Doa bersama akan rutin dilakukan anak-anak jalanan hingga AirAsia QZ8501 beserta penumpang dan awaknya ditemukan. Untuk diketahui, proses pencarian di hari kedua hilangnya pesawat diperluas menjadi tujuh sektor kawasan. Ketujuh sektor itu berada di sekitar titik koordinat terakhir kali QZ8501 dinyatakan hilang kontak, yakni meliputi Selat Karimata, perairan Bangka Belitung, pesisir Barat Kalimantan, hingga Laut Jawa selatan Kalimantan.
medcom.id, Surabaya: Hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan, tak terkecuali belasan anak jalanan Kota Surabaya. Mereka menggelar doa bersama, berharap pesawat yang mengangkut 162 orang itu segera ditemukan.
Doa dipanjatkan anak-anak di sebuah rumah pintar, Jalan Krembangan Jaya Selatan, Surabaya, Senin (29/12/2014) siang. Mereka berkumpul dan memanjatkan puja-puji aga Tuhan menyelamatkan QZ8501. Tak lupa, mereka membawa poster dukungan bagi keluarga penumpang yang sejak kemarin dilanda kecemasan.
Khorul Anam, salah satu anak yang ikut berdoa, berharap proses pencarian pesawat AirAsia segera rampung sehingga seluruh penumpang bisa ditemukan. Selain itu, seluruh keluarga yang menunggu kepastian kabar juga diberi kesabaran dan ketabahan.
"Doa bersama ini dilakukan untuk memberikan empati dan dukungan dari anak-anak jalanan kepada para penumpang pesawat AirAsia QZ8501. Doa bersama ini sebagai bukti bahwa anak-anak jalanan juga memiliki kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama yang sedang mengalami musibah," kata Muhammad Arif, pembina rumah pintar anak jalanan Surabaya, hari ini.
Doa bersama akan rutin dilakukan anak-anak jalanan hingga AirAsia QZ8501 beserta penumpang dan awaknya ditemukan. Untuk diketahui, proses pencarian di hari kedua hilangnya pesawat diperluas menjadi tujuh sektor kawasan. Ketujuh sektor itu berada di sekitar titik koordinat terakhir kali QZ8501 dinyatakan hilang kontak, yakni meliputi Selat Karimata, perairan Bangka Belitung, pesisir Barat Kalimantan, hingga Laut Jawa selatan Kalimantan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)