Jenazah Akseyna Ahad Dori ditemukan tewas di Danau UI, Depok, 26 Maret 2015, metrotv/ Triyanisya
Jenazah Akseyna Ahad Dori ditemukan tewas di Danau UI, Depok, 26 Maret 2015, metrotv/ Triyanisya

Berduka, Keluarga Akseyna Tak Mau Berkomentar

Agus Utantoro • 31 Maret 2015 16:56
medcom.id, Sleman: Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Jalan Elang, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Keluarga berduka melepaskan Akseyna Ahad Dori yang ditemukan tewas tenggelam di danau Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, lima hari lalu.
 
Tak satu pun keluarga berkomentar soal kematian mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA UI, itu. Keluarga tak mampu menahan tangis saat mengantar almarhum ke peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum Tegalsari, Selasa 31 Maret.
 
Almarhum dimakamkan sekira pukul 13.00 WIB. Pelayat berbondong-bondong mengiringi jenazah ke pemakaman.

Bagi Ilma, tetangga almarhum, Akseyna merupakan sosok pintar. Lantaran kepintarannya itu, pemuda berusia 19 tahun itu meneruskan pendidikannya ke UI.
 
"Dia orang yang menyenangkan, tapi pendiam," kata Ilma saat ditemui di pemakaman.
 
Akseyna merupakan putra kedua dari perwira menengah TNI Angkatan Udara (AU), Kolonel Sumardoto. Jenazahnya ditemukan tenggelam pada 26 Maret 2015. Diduga, ia dibunuh. Saat ditemukan, tubuhnya terikat dengan sejumlah batako.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>