Mediasi antara oknum anggota TNI/Polri yang terlibat baku pukul dan terekam oleh warga, berlangsung di Pomdam XVI/Pattimura, Rabu (24/11) malam. (ANTARA/HO-Humas Polda Maluku)
Mediasi antara oknum anggota TNI/Polri yang terlibat baku pukul dan terekam oleh warga, berlangsung di Pomdam XVI/Pattimura, Rabu (24/11) malam. (ANTARA/HO-Humas Polda Maluku)

Berujung Damai, Begini Kronologi TNI vs Polri di Ambon

Nasional media sosial tni polri lalu lintas Tilang tni-polri
Sri Yanti Nainggolan • 25 November 2021 13:42
Jakarta: Insiden perkelahian dua oknum anggota TNI dan polisi di depan Pos Mutiara Mardika Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, pada 24 November 2021, berakhir damai. Peristiwa yang direkam oleh warga itu sempat viral.
 
"Sudah didamaikan, di antara mereka juga sudah saling memaafkan. Proses mediasinya dilakukan di Polisi Militer (Pomdam) Kodam XVI/Pattimura," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat dilansir dari Antara, Kamis, 25 November 2021. 
 
Roem mengatakan perkelahian oknum anggota TNI dan polisi tersebut telah didamaikan secara pribadi di hadapan masing-masing pimpinan mereka. Proses mediasi dihadiri oleh Kapolresta Pulau Ambon Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang dan Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Kolonel Arh Adi Prayogo.

Kronologi TNI vs Polisi di Ambon

Perkelahian antara oknum anggota TNI dan polisi terjadi saat dua petugas Polresta Ambon berinisial NS dan ZL sedang mengatur jalannya lalu lintas. NS kemudian menghentikan seorang pengendara yang menggunakan motor jenis KLX tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan kendaraan berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), motor tersebut kemudian dibawa oleh NS dan ZL ke Pos Mutiara untuk disita. 
 
Cuplikan video viral yang memperlihatkan seorang prajurit TNI baku hantam dengan dua polisi di Maluku. Foto: Istimewa
Cuplikan video viral yang memperlihatkan seorang prajurit TNI baku hantam dengan dua polisi di Maluku. Foto: Istimewa
 
Pengendara motor yang tidak diketahui identitasnya lantas menelepon saudaranya BK yang bertugas di Provos Kodam XVI Pattimura. Oknum anggota TNI itu datang mengenakan seragam dinas dan memaki petugas lalu lintas, lalu mendorong NS dan memukulnya. 

Oknum TNI vs Polisi diperiksa

Selanjutnya, tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan. Untuk oknum anggota polisi akan ditangani oleh Polresta Pulau Ambon, sedangkan oknum anggota TNI akan dilakukan oleh Pomdam XVI/Pattimura.
 
"Ketiga oknum anggota polisi dan TNI selanjutnya akan diproses oleh masing-masing institusinya sesuai kode etik kedisiplinan," ucap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat.
 
Baca: Viral, Anggota TNI-Polri Duel di Maluku Buntut Tilang

Kejadian TNI vs Polisi diduga karena salah paham

Sementara itu, Kapendam Kolonel Arh Adi Prayogo menyatakan perkelahian yang terjadi hanyalah kesalahpahaman. Permasalahan itu diselesaikan dengan jalan damai di Pomdam XVI/Pattimura.
 
"Ini permasalahan adalah kesalahpahaman. Dan ini sudah didamaikan oleh pimpinan ke dua belah pihak," tutur Adi Prayogo. 
 
Ia juga mengungkapkan tidak ada dendam di antara tiga orang itu. Mereka akan diperiksa di satuan masing-masing.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif