Pekanbaru: Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Riau, akan menggencarkan tes usap (swab) menyusul kasus baru tenaga kesehatan yang tertular covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kita giatkan tes swab dengan kapasitas laboratorium mampu memeriksa 500 sampel per hari. Kita sudah bisa tes PCR (Polymerase Chain Reaction) massal,” kata juru bicara Gugas Covid-19 Indra Yovi, Jumat, 19 Juni 2020.
Indra Yovi mengatakan sebelum petugas medis di Indragiri Hilir terjangkit covid-19, sudah ada tenaga kesehatan yang teinfeksi virus korona di Kabupaten Pelalawandari. Tenaga medis itu terular covid dari klaster Pertemuan Tenaga Kesehatan Teladan, Kota Dumai, namun kini telah sembuh.
Sementara itu, tenaga kesehatan yang baru terkonfirmasi positif covid-19 berinisial IA menjadi kasus ke-130 di Riau. Pasien 28 tahun itu merupakan warga Tembilahan, Kabupaten Inhil.
“Nyonya IA merupakan tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan,” jelasnya.
Baca juga: Temanggung Mulai Proses Adaptasi Kebiasaan Baru
Ia mengatakan Gugus Tugas Covid-19 Riau akan melakukan tes swab kepada seluruh tenaga kesehatan terutama yang menangani langsung pasien virus korona.
“Dengan tes PCR massal kita bisa identifikasi dan putus mata rantai penularannya,” kata Indra.
Menurut dia, gugus tugas kini harus agresif mencari klaster penularan dari orang tanpa gejala (OTG). Meski jumlah kasus di Riau tergolong rendah, namun ia meyakini itu merupakan fenomena gunung es.
“Ini yang kelihatan saja, tapi enggak tahu yang sebenarnya seperti apa,” sambung dia.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, hingga Jumat pagi, total positif covid-19 sebanyak 134 kasus. Rinciannya 13 orang dirawat, 113 sehat dan sudah dipulangkan, sedangkan yang meninggal bertambah jadi delapan orang.
Pekanbaru: Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Riau, akan menggencarkan tes usap (swab) menyusul kasus baru tenaga kesehatan yang tertular covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kita giatkan tes swab dengan kapasitas laboratorium mampu memeriksa 500 sampel per hari. Kita sudah bisa tes PCR (Polymerase Chain Reaction) massal,” kata juru bicara Gugas Covid-19 Indra Yovi, Jumat, 19 Juni 2020.
Indra Yovi mengatakan sebelum petugas medis di Indragiri Hilir terjangkit covid-19, sudah ada tenaga kesehatan yang teinfeksi virus korona di Kabupaten Pelalawandari. Tenaga medis itu terular covid dari klaster Pertemuan Tenaga Kesehatan Teladan, Kota Dumai, namun kini telah sembuh.
Sementara itu, tenaga kesehatan yang baru terkonfirmasi positif covid-19 berinisial IA menjadi kasus ke-130 di Riau. Pasien 28 tahun itu merupakan warga Tembilahan, Kabupaten Inhil.
“Nyonya IA merupakan tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan,” jelasnya.
Baca juga:
Temanggung Mulai Proses Adaptasi Kebiasaan Baru
Ia mengatakan Gugus Tugas Covid-19 Riau akan melakukan tes swab kepada seluruh tenaga kesehatan terutama yang menangani langsung pasien virus korona.
“Dengan tes PCR massal kita bisa identifikasi dan putus mata rantai penularannya,” kata Indra.
Menurut dia, gugus tugas kini harus agresif mencari klaster penularan dari orang tanpa gejala (OTG). Meski jumlah kasus di Riau tergolong rendah, namun ia meyakini itu merupakan fenomena gunung es.
“Ini yang kelihatan saja, tapi enggak tahu yang sebenarnya seperti apa,” sambung dia.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, hingga Jumat pagi, total positif covid-19 sebanyak 134 kasus. Rinciannya 13 orang dirawat, 113 sehat dan sudah dipulangkan, sedangkan yang meninggal bertambah jadi delapan orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)