Bandung: Partai NasDem menilai Pemerintah Kabupaten Bandung masih lamban dalam menanggulangani banjir. Kondisi ini menganggu mobilitas masyarakat dan menyebabkan penumpukan kendaraan di beberapa jalur alternatif di Kabupaten Bandung.
Menurut Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Jawa Barat, Rajiv, salah satu banjir yang kerap menonjol terjadi di jalur Ciparay-Majalaya. Bahkan saat terjadi banjir, akses jalan ini kerap terputus sehingga jalanan tidak bisa dilintasi kendaraan.
Selain itu, banjir kerap melanda ruas Jalan Cidawolong-Biru dan menjadi langganan setiap tahun. Hingga kini, pun belum ada tindakan dari Pemkab Bandung meski sering disentil berbagai pihak terkait penanggulanganan banjir.
"Saya mewakili aspirasi masyarakat yang sering mengeluhkan permasalah banjir di jalan ini. Seharunya Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat mengatasi permasalahan ini, karena permasalan banjir diJjalan Ciparay-Majalaya bukan permasalahan sebulan dua bulan tapi sudah bertahun tahun," kata Rajiv di Bandung, Jumat, 11 November 2022.
Ia menuturkan banjir bisa melumpuhkan perekonomian di Kabupaten Bandung. Terlebih angkutan umum atau pun kendaraan lainnya tak bisa melintas karena ketinggian banjir di jalan raya hampir mencapai satu meter
"Angkutan umum enggak bisa melintas, buruh pabrik hingga anak sekolah harus tembus genangan banjir karena tak bisa dilintasi kendaraan dan lainnya," ungkap Rajiv.
Ia berharap Pemkab Bandung segera mengambil langkah-langkah dan mendengar keluhan dari masyarakat yang telah bosan dengan banjir menahun.
"Pemkab harusnya mengambil langkah cepat, karena dengan adanya banjir, aktivitas pun jadi terhambat," tegasnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Bandung:
Partai NasDem menilai Pemerintah Kabupaten
Bandung masih lamban dalam menanggulangani
banjir. Kondisi ini menganggu mobilitas masyarakat dan menyebabkan penumpukan kendaraan di beberapa jalur alternatif di Kabupaten Bandung.
Menurut Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Jawa Barat, Rajiv, salah satu banjir yang kerap menonjol terjadi di jalur Ciparay-Majalaya. Bahkan saat terjadi banjir, akses jalan ini kerap terputus sehingga jalanan tidak bisa dilintasi kendaraan.
Selain itu, banjir kerap melanda ruas Jalan Cidawolong-Biru dan menjadi langganan setiap tahun. Hingga kini, pun belum ada tindakan dari Pemkab Bandung meski sering disentil berbagai pihak terkait penanggulanganan banjir.
"Saya mewakili aspirasi masyarakat yang sering mengeluhkan permasalah banjir di jalan ini. Seharunya Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat mengatasi permasalahan ini, karena permasalan banjir diJjalan Ciparay-Majalaya bukan permasalahan sebulan dua bulan tapi sudah bertahun tahun," kata Rajiv di Bandung, Jumat, 11 November 2022.
Ia menuturkan banjir bisa melumpuhkan perekonomian di Kabupaten Bandung. Terlebih angkutan umum atau pun kendaraan lainnya tak bisa melintas karena ketinggian banjir di jalan raya hampir mencapai satu meter
"Angkutan umum enggak bisa melintas, buruh pabrik hingga anak sekolah harus tembus genangan banjir karena tak bisa dilintasi kendaraan dan lainnya," ungkap Rajiv.
Ia berharap Pemkab Bandung segera mengambil langkah-langkah dan mendengar keluhan dari masyarakat yang telah bosan dengan banjir menahun.
"Pemkab harusnya mengambil langkah cepat, karena dengan adanya banjir, aktivitas pun jadi terhambat," tegasnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(NUR)