Harga Elpiji non-subsidi naik. Foto: Dok/Metro TV
Harga Elpiji non-subsidi naik. Foto: Dok/Metro TV

Pemilik Restoran di Sulsel Keluhkan Naiknya Harga LPG

MetroTV • 14 Juli 2022 18:09
Maros: Keluhan kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 12 kg disuarakan pemilik usaha restoran di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kenaikan LPG dinilai sangat memberatkan, terlebih kenaikan harga sudah terjadi 3 kali sepanjang tahun 2022. 
 
“Ini yang terparah, kenaikannya sampai di angka Rp25 ribu per tabung dan sepertinya cukup memberatkan untuk pengusaha,” ucap seorang pemilik restoran, Fahmi dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Kamis, 14 Juli 2022. 
 
Meski biaya produksi ikut naik, pemilik restoran tidak ingin menaikkan harga jual makanannya. Pemilik mengaku kenaikan harga jual akan mengakibatkan berkurangnya jumlah pembeli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PT Pertamina beralasan kenaikan LPG non subsidi dilakukan untuk mengikuti tren harga minyak dunia. Namun, pertamina memastikan harga LPG 3 kilogram atau tabung melon tidak akan naik. 
 
Tercatat harga minyak Indonesian Crude Price (ICP) per Juni 2022 mencapai US$ 117,62 per barel. Harga ini lebih tinggi 37 % dari harga ICP pada Januari 2022. (Vania Augustine Dilia)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif