Lokasi penemuan mayat bersimbah darah di dalam rumah di Jalan Manyar, RT16/RW08, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat 25 November 2022.
Lokasi penemuan mayat bersimbah darah di dalam rumah di Jalan Manyar, RT16/RW08, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat 25 November 2022.

Nenek 85 Tahun di Malang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

Daviq Umar Al Faruq • 25 November 2022 13:23
Malang: Warga Jalan Manyar, RT16/RW08, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat bersimbah darah di dalam rumah, Kamis sore, 24 November 2022. Mayat itu diketahui merupakan seorang nenek berusia 85 tahun bernama Nanik Suyatni.
 
Saat didatangi Medcom.id, pagar berwarna coklat di depan rumah Nanik terlihat dipasangi dengan garis polisi, Jumat 25 November 2022. Rumah itu juga tampak kosong tanpa penghuni.
 
Berdasarkan pengakuan Ketua RT16/RW08, Jumari, Nanik sehari-harinya tinggal di rumah tersebut dengan seorang anak angkatnya yakni Rahmat Irwanto, 40. Pria yang akrab disapa Iwan itu diketahui memiliki gangguan jiwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Awalnya mayat Nanik ditemukan oleh adik kandung Iwan yakni Isa saat berkunjung ke rumah Nanik pada Kamis, 24 November 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. Melihat kondisi wajah Nanik yang berlumur darah, Isa pun langsung melapor ke rumah Jumari.
 
Baca: Ibu Buang Bayi di Toilet Pabrik, Dinikahkan di Polres

"Isa melapor sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. Kemudian istri saya diajak untuk melihat kondisi jenazah, terus saya menyusul bersama Ketua RW dan Lurah sekitar pukul 17.00 WIB," kata Jumari, Jumat 25 November 2022.
 
Saat ditengok, Jumari melihat adanya luka bekas pukulan benda tumpul pada kepala bagian kiri korban. Selain itu, Jumari juga melihat adanya beberapa bekas goresan luka sayatan kecil di kepala bagian depan sebelah kanan korban.
 
"Darahnya ini kemungkinan keluar dari luka bekas pukulan benda tumpul. Untuk lukanya ini kira-kira seukuran mata palu dan lukanya masih baru waktu itu," ungkapnya.
 
Setelah melihat kondisi korban, Jumari pun langsung melapor ke polisi. Satu jam kemudian, tim INAFIS Polresta Malang Kota dan petugas Polsek Sukun tiba di lokasi dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
 
Olah TKP dilakukan selama kurang lebih dua jam. Saat keluar dari rumah, petugas terlihat membawa tiga kantong plastik yang diduga berisikan sejumlah barang bukti.
 
"Korban terus dibawa ke Kamar Jenazah RSSA (RSUD Saiful Anwar) Malang. Dan saat ini, keluarga sudah meminta agar dilakukan visum kepada korban," terangnya.
 
Sementara itu, Jumari bercerita bahwa anak angkat korban, Iwan, juga ada di lokasi penemuan mayat saat itu. Ia bercerita bahwa Iwan terlihat berperilaku ganjil, lantaran tiba-tiba membawa handuk dan membersihkan darah Nanik yang ada di lantai rumah.
 
"Saat saya tanya, kata Iwan dibersihkan agar tidak anyir gitu," ujarnya.
 
Diduga Nanik ditemukan tewas bersimbah darah lantaran menjadi korban pembunuhan. Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar, mengatakan, bahwa jenazah korban saat ini masih dilakukan visum di kamar jenazah RSSA Malang.
 
"Dugaannya memang mengarah ke sana (pembunuhan). Tapi yang bisa menjawab hasil visumnya nanti," katanya.
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif