Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI)
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI)

BP2MI Gerebek Penampungan Ratusan Calon TKI Ilegal di Bekasi

Antonio • 01 Oktober 2022 14:03
Bekasi: Asrama penampungan pekerja migran di Jalan Raya Kranggan, Kota Bekasi, digerebek petugas Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Di dalamnya, terdapat sebanyak 161 orang wanita yang dijanjikan untuk bekerja di Arab Saudi.
 
Ratusan orang itu berasal dari berbagai daerah mulai dari Jawa Barat sampai dengan NTB. Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat.
 
"Kita temukan ada kurang lebih 161 anak-anak bangsa, kaum perempuan, bahkan ibu-ibu," katanya di Bekasi, Sabtu, 1 Oktober 2022.
 
Baca: Polisi Gerebek Penampungan Calon PMI Ilegal di Batam

Ratusan orang tersebut dijanjikan kerja sebagai asisten rumah tangga (ART) dengan gaji yang besar di Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal kita tahu sejak tahun 2015 pemerintah sudah menyatakan moratorium penempatan pekerja rumah tangga ke timur tengah," ujarnya.
 
Pascapenggerebekan, ratusan orang tersebut akan dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing. "Kita akan pulangkan semuanya," katanya.

 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif