Bencana tanah longsor di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Istimewa)
Bencana tanah longsor di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Istimewa)

Pemkab Kudus Minta Kepala Desa Petakan Daerah Rawan Bencana

Nasional tanah longsor kecelakaan kerja
Antara • 12 Oktober 2020 23:13
Kudus: Pelaksana tugas Bupati Kudus, Jawa Tengah, M Hartopo, mewajibkan para kepala desa dan camat di wilayahnya untuk memetakan daerah rawan bencana alam guna mencegah kemungkinan terjadinya korban jiwa.
 
"Kepala desa dan camat wajib memetakan daerah rawan bencana alam di wilayah masing-masing dan pengawasan di lapangan harus ditingkatkan," kata dia, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Ia berharap ketika masing-masing pemangku kepentingan di tingkat desa maupun kecamatan ikut melakukan pengawasan di lapangan, hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindarkan. Salah satunya, terkait peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa di Desa Soco.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hartopo mengingatkan masyarakat akan risiko yang dihadapi di daerah rawan bencana, terutama pembangunan tempat tinggal yang berada dekat tebing maupun di perbukitan yang rawan longsor.
 
"Kami juga sudah mengingatkan masyarakat yang berada di daerah rawan, termasuk jajaran di bawah, seperti camat hingga kepala desa juga sudah diinstruksikan untuk melakukan hal yang sama," ujarnya.
 
Baca juga:Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Kudus
 
Ia mengaku masih banyak warga yang abai terhadap keselamatan diri dengan tetap membangun tempat tinggal di daerah yang rawan bencana tanah longsor dengan alasan kepemilikan tanah hanya di daerah itu, sehingga tidak mungkin pindah ke tempat lain.
 
"Kalau pemerintah yang harus mengupayakan relokasi tentunya membutuhkan anggaran yang besar," ucapnya.
 
Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Desa Soco mengakibatkan dua orang pekerja bangunan yang tengah membangun pondasi rumah warga tewas karena tertimpa material longsor dari tebing setinggi 10 meter.
 
Akibat peristiwa tersebut, pemilik tanah yang hendak membangun rumah diminta menghentikan pembangunan rumah dan mencari tempat lain yang lebih aman.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif