Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

NTT Siap Produksi Miras Lokal Sophia

Nasional miras minuman beralkohol
Palce Amalo • 02 April 2019 14:31
Kupang: Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) segera mengemas minuman keras lokal untuk dijual bebas di pasaran. Miras akan dilabeli nama Sophia atau Sopi Asli.
 
Penandatanganan nota kese­pahaman (MoU) produksi Sopi dilakukan Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang, Fredrik Benu, bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Senin, 1 April 2019.
 
Sophia diluncurkan setelah lolos uji lab di Laboratorium Biosains Universitas Nusa Cendana. Minuman kemudian diproduksi salah satu unit usaha di universitas negeri tersebut. Untuk penjualan dan pemasaran, akan ditangani salah satu pengusaha lokal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Viktor Laiskodat mengatakan Sophia mulai diproduksi pada Juni tahun ini sebanyak 2.000 botol dengan kadar alkohol 45 persen. Namun, untuk kebutuhan perjamuan, kadar alkohol hanya 5 persen. Kadar alkohol sebesar itu masih di bawah minuman Pai Ciu asal Tiongkok sebesar 50 persen dan di atas kadar alkohol vodka sebesar 40 persen.
 
Menurutnya, Sophia akan dikemas menarik untuk persiapan penjualan ke luar negeri seperti Timor Leste dan Australia. “Mimpi kita dengan taste terbaik, harga satu botol Rp1 juta,” ujarnya.
 
Adapun bahan baku Sophia berasal dari Sopi, nama minuman keras yang turun-temurun diproduksi masyarakat di pedalaman Pulau Timor dan Rote. Kadar alkohol Sopi bervariasi antara 60 persen hingga 98 persen. Sopi merupakan hasil pemurnian dari nira atau hasil sadapan pohon lontar melalui cara destilasi.
 
Saat ini, Universitas Nusa Cendana telah mengembangkan tiga jenis Sophia. Dua jenis di antaranya sudah siap untuk produksi, sedangkan satu jenis lainnya masih dalam pengembangan agar bisa setara dengan dua jenis yang siap diproduksi.
 
Rektor Undana Fredrik Benu mengatakan Sophia menjadi cikal bakal Undana untuk melanjutkan kontrak kinerja bersama pemerintah daerah terutama dalam rekayasa teknologi di Nusa Tenggara Timur.
 
“Ini bagian dari upaya percepatan pengembangan industri berkarakter lokal,” ujarnya.
 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif