Kapal rusak yang karam akibat tsunami di Kampung Nelayan Teluk, Labuan, Pandeglang, Banten (26/12/2018).ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.
Kapal rusak yang karam akibat tsunami di Kampung Nelayan Teluk, Labuan, Pandeglang, Banten (26/12/2018).ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Nelayan Pandeglang Berharap Dapat Bantuan Kapal

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Antara • 28 Desember 2018 20:34
Pandeglang: Sejumlah nelayan di Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten mengharapkan Kementerian Kelautan menyalurkan bantuan kapal maupun perahu bermesin motor pascatsunami. Kapal milik nelayan di wilayah tersebut mengalami kerusakan karena gelombang tsunami.
 
"Kami bingung kapal untuk mencari nafkah rusak berat," kata Yanto, seorang nelayan Teluk, Labuan, Pandeglang, Jumat, 28 Desember 2018.
 
Diperkirakan puluhan kapal di Teluk Labuan mengalami kerusakan berat. Meski, Yanto tinggal di pengungsian, namun dirinya sudah tiga kali melihat kondisi kapal yang terdampar di Pantai Labuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap setelah normal nanti mendapat bantuan kapal untuk kembali menjalankan usaha menangkap ikan," harap Yanto.
 
Begitu juga Suryadi, seorang nelayan warga Lentera Desa Cigodang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang mengaku dirinya bersama ratusan nelayan kebingungan setelah kapal dan perahu mengalami kerusakan akibat diterjang gelombang tsunami.
 
Sebagian besar penduduk di wilayahnya mengandalkan kehidupan dari menangkap ikan. Karena itu, dirinya berharap pemerintah dapat membantu penyaluran kapal dan perahu kincang.
 
"Kami sangat senang jika menerima sarana alat tangkap berupa perahu maupu kapal," ungkap Suryadi di pengungsian GOR Labuan.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif