Mal Pelayanan Publik, Wujud Komitmen Melayani Masyarakat

Rosa Anggreati 21 Oktober 2018 11:42 WIB
berita kemenko pmk
Mal Pelayanan Publik, Wujud Komitmen Melayani Masyarakat
Mal Pelayanan Publik merupakan bentuk komitmen Wali Kota Tomohon memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat, terintegrasi, dan mudah dijangkau (Foto:Dok.Kemenko PMK)
Manado: Mal yang terletak di lingkungan Kantor Wali Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara terlihat berbeda dengan mal lainnya yang biasa dikunjungi masyarakat untuk berbelanja. Tidak tampak adanya etalase yang biasa menampilkan berbagai barang. Begitupun tiada papan promosi. 

Mal yang terletak di Kantor Wali Kota Tomohon ini memang bukan tempat untuk berbelanja berbagai barang kebutuhan layaknya pusat perbelanjaan di kota besar. Ini adalah Mal Pelayanan Publik yang berfungsi sebagai lokasi terpadu bagi masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen administrasi publik, termasuk berbagai perizinan. Mal Pelayanan Publik diresmikan pada 21 April 2018. 

"Ini merupakan bentuk komitmen dari Wali Kota Tomohon untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat, terintegrasi, dan mudah dijangkau,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon, Nova Siska, dalam siaran persnya.


Di dalam Mal Pelayanan Publik ini terdapat tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Selain itu, terdapat juga berbagai instansi vertikal lainnya yaitu imigrasi, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Pajak, PDAM, PT Telkom, bursa tenaga kerja, dan imigrasi. Untuk menyokong kenyamanan para pengunjung, tersedia juga fasilitas lain berupa ruang bermain anak indoor dan outdoor, klinik, ruang laktasi, serta kafe.

“Kebanyakan masyarakat yang datang ke sini bertujuan untuk mengurus KTP, akta kelahiran, maupun surat kematian yang akan dilayani oleh Dinas Dukcapil. Selain itu, masyarakat yang tinggal di kabupaten seperti Minahasa, Minahasa Tenggara, dan Minahasa Selatan juga dapat mengurus paspor di sini sehingga tidak perlu lagi mengurus ke Kota Manado," ucap Nova.

Inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tomohon tidak hanya berupa Mal Pelayanan Publik. Tersedia dua bus gratis yang akan berkeliling dan berhenti di berbagai titik di Kota Tomohon untuk menjemput dan mengantar masyarakat yang ingin berkunjung ke mal tersebut.

"Bahkan nanti dari sini mereka akan diantar kembali ke titik awal penjemputan. Dengan demikian, masyarakat tidak akan mengalami kesulitan untuk mengunjungi mal pelayanan publik ini," ucap Nova.

Bentuk inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tomohon merupakan implementasi dari gerakan revolusi mental yaitu Gerakan Indonesia Melayani. Dengan adanya inovasi ini, seluruh proses pengurusan dokumen administrasi publik akan terintegrasi di satu tempat sehingga mempercepat proses pelayanan.

“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami memiliki komitmen yaitu Melayani Anda Adalah Satu Kehormatan, sehingga ini yang selalu dimiliki setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon,” ucapnya/

Masyarakat Kota Tomohon pun mengapresiasi Mal Pelayanan Publik yang ini. "Manfaatnya sangat terasa, prosesnya sangat cepat, mudah, dan berguna semua masyarakat” ujar Yisriel Mangowal, Warga Tomohon yang datang untuk mengurus KTP. Yisriel berharap kemudahan mal pelayanan publik di Kota Tomohon dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id