Nasionalisme Bergelora di Kalimantan Tengah
Acara Kirab Pemuda di Kalteng. Foto-foto: Istimewa
Jakarta: Semangat nasionalisme bergelora di Kalimantan Tengah (Kalteng). Gelora itu datang dari 1.200 pemuda yang menyambut kedatangan peserta Kirab Pemuda. Sebanyak 34 peserta Kirab Pemuda 2018 hari ini tiba di Tanah Tambun Bungai, julukan Kalteng.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran berharap kedatangan perwakilan pemuda dari 34 provinsi itu membawa semangat baru bagi ribuan pemuda lokal. Apalagi mereka memiliki sejumlah keahlian spesifik yang siap dibagikan kepada pemuda lokal.

"Dengan meningkatnya kreativitas pemuda, maka Kalteng akan mempunyai daya saing. Dan tentunya dapat memajukan Tanah Tambun Bungai," kata Sugianto, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 20 Oktober 2018.


Ia juga berharap kedatangan peserta Kirab Pemuda bisa meningkatkan rasa nasionalisme. "Saya berharap rasa Bhinneka Tunggal Ika dan nasionalisme masyarakat Kalteng bisa meningkat dengan acara ini," kata Sugianto.

Kirab Pemuda di Kalteng diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kalteng. Kegiatan berlangsung di gedung olahraga Kota Palangka Raya.

"Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan deklarasi pemuda," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalteng, Farely Tuwan.

Pada kesempatan itu, Ilham, pelajar SMAN 1 Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), berkesempatan melukis wajah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Ia juga melukis wajah Presiden Joko Widodo. 

Lukisan tersebut rencananya akan diserahkan ke presiden dan menpora. Kepala SMAN 1 Kurun, Batuah, menyatakan bangga atas bakat yang dimiliki Ilham. SMAN 1 Kurun mendukung kreativitas Ilham dalam melukis. 
“Bakat melukis yang dimiliki Ilham memang luar biasa. Sejauh ini Ilham sudah banyak membuat karya lukis yang indah, termasuk wajah Pak Jokowi,” kata dia.

Kirab Pemuda adalah perjalanan napak tilas kebinekaan dalam mendirikan dan membangun NKRI. Kegiatan ini diikuti pemuda berusia 16-30 tahun. Para peserta melintasi seluruh provinsi di Indonesia. 

Kegiatan ini dikemas secara kekinian, kreatif, patriotik, gembira, massal, kompetitif, dan tak terlupakan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk memfasilitasi para pemuda agar dapat meningkatkan kreativitas, kapasitas, kemandirian, daya saing, dan nilai patriotisme. 




(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id