Seorang warga Dusun Bekur, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Misli, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa/Istimewa.
Seorang warga Dusun Bekur, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Misli, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa/Istimewa.

Warga Malang Ditemukan Tewas Usai Tenggelam 4,5 Jam

Nasional korban tenggelam sungai meninggal dunia Kota Malang
Daviq Umar Al Faruq • 20 April 2022 18:48
Malang: Seorang warga Dusun Bekur, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Misli, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Pria 57 tahun itu ditemukan tewas usai tenggelam daerah aliran sungai (DAS) wilayah Perum Jasa Tirta Turut Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Rabu 20 April 2022.
 
Kapolsek Kalipare, Iptu Kukuh Purwono, mengatakan korban tenggelam sekitar pukul 09.00 WIB dan baru ditemukan empat setengah jam setelahnya, yakni pada pukul 13.30 WIB. Korban awalnya diketahui tenggelam warga bernama Joko Purnomo.
 
"Saksi sedang mancing di tepi sungai, lalU mendengar teriakan tolong-tolong dan saksi melihat ada seseorang yang kondisinya berenang dengan menggunakan pohon pisang yang dirangkai dengan dua potong kayu berukuran kurang lebih dua meter dengan diameter 15 sentimeter," kata Kukuh, Rabu, 20 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Joko kemudian bergegas mengambil perahu yang berjarak kurang lebih 30 meter dari lokasi kejadian. Setelah Joko Purnomo mendekat ke TKP, ternyata korban sudah hilang atau tenggelam di dasar sungai.
 
"Kemudian saksi Joko menepi serta minta bantuan kepada saksi Suyat, dan selanjutnya banyak orang yang berdatangan untuk membantu mencarinya, serta mendatangkankan petugas SAR Awangga, SAR Jasa Tirta dan PMI," ungkapnya.
 
Baca: Kapal Tunda Kecelakaan di Sungai Sabhanar Lama, 1 ABK Hilang
 
Pada pukul 13.30 WIB, tim penyelam dari SAR Jasa Tirta menemukan korban. "Pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi dan menyadari bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah, dengan dikuatkan surat pernyataan," ujarnya.
 
Kukuh menjelaskan sebelum tenggelam, korbantengah mencari rumput di kawasan bantaran sungai dengan berjalan kaki. Lalu korban hendak mengambil perahu di seberang sungai dengan menggunakan rangkaian pohon pisang yang diikat dengan dua potong kayu.
 
"Kemungkinan tali yang dirangkai dengan pohon pisang dan kayu tersebut putus sehingga korban kehilangan keseimbangan, serta kelelahan saat menyeberangi sungai dengan berenang, yang pada akhirnya korban tidak kuat lalu tenggelam. Menurut keterangan saksi, korban tersebut hanya menggunakan celana dalam," jelasnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif