Polres Cilegon memusnahkan 2.488 botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek. Foto:Medcom/Hendrik
Polres Cilegon memusnahkan 2.488 botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek. Foto:Medcom/Hendrik

Jelang Ramadan, Polres Cilegon Musnahkan Ribuan Botol Miras

Hendrik Simorangkir • 31 Maret 2022 19:07
Tangerang: Polres Cilegon memusnahkan 2.488 botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek. Ribuan miras tersebut dimusnahkan merupakan hasil operasi razia menjelang Ramadan.
 
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan kegiatan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras baik itu dalam bentuk botol maupun dalam bentuk literan yang  berhasil disita.
 
"Kami melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras sebanyak 2.488 botol dengan berbagai merek dan 75 liter tuak. Barang bukti tersebut dimusnakan setelah mendapatkan penetapan dari pengadilan negeri Serang," ujar Sigit Kamis, 31 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Miras yang dimusnakan tersebut berasal dari wilayah pemerintahan Kota Cilegon dan sebagian dari wilayah Kabupaten Serang.
 
"Barang bukti ini kami sita dan musnahkan yang didapati dari dua wilayah, karena mengingat wilayah hukum Polres Cilegon berada di Kota Cilegon dan sebagian di wilayah Kabupaten Serang," ujarnya.
 
Baca: Satpol PP Kudus Musnahkan Ribuan Botol Miras
 
Sigit menjelaskan pihaknya telah meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk dapat menindak tegas badan usaha yang terbukti menjual miras tanpa izin.
 
"Untuk memotong supply and demand dari minuman keras, kami melakukan operasi dan mendapati ada toko dan badan usaha yang menjual miras tanpa izin. Kami akan mengusulkan agar Pemkot Cilegon memberikan sanksi administarsi atau mencabut izin yang dimiliki," jelasnya.
 
Sigit akan berkoordinasi untuk memberlakukan sanksi terhadap pemilik ke Forkopimda, guna mengetahui aturan yang harus ditempuh.
 
"Tindak lanjutnya adalah kami akan membicarakan ke tingkat Forkopimda dengan Pak Wali Kota (Helldy Agustian) dengan Ketua DPRD (Isro Miraj), karena kebijakan tersebut menyangkut dengan adanya aturan-aturan yang harus ditempuh. Nah untuk seterusnya baru itu langkah-langkah kami," ucap dia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif