Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Timur (Jatim) Sutandi Purnomosidi (kanan). Metro TV
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Timur (Jatim) Sutandi Purnomosidi (kanan). Metro TV

Metro Pagi Primetime

Asosiasi Pusat Perbelanjaan Jatim Fokus Tingkatkan Kedisiplinan Pengunjung

MetroTV • 16 Agustus 2021 11:41
Surabaya: Pengelola pusat perbelanjaan menyambut baik pelonggaran pembukaan mal pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dalam satu minggu pertama, fokus utama pelonggaran mal ialah membuat masyarakat mematuhi protokol kesehatan.
 
“Target utama kita bukan peningkatan jumlah pengunjung. Dalam rangka uji coba satu minggu ini target utama kita adalah fokus dengan disiplin masyarakat,” ujar Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Timur (Jatim) Sutandi Purnomosidi dalam tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV, Senin, 16 Agustus 2021.
 
Jumlah kunjungan ke mal di Surabaya, Jatim, pada masa PPKM memang meningkat meski masih jauh dari kapasitas normal. Masyarakat yang mendatangi mal di Surabaya tercatat hanya sekitar 10 persen hingga 20 persen dari kapasitas normal pengunjung mal.

Sutandi mengatakan banyak UMKM di dalam mal yang berharap pemerintah memberikan pelonggaran. Di antaranya menerima tamu makan di tempat atau dine in. Kebijakan makan di tempat pun harus diikuti sejumlah syarat agar tidak menyebabkan terjadinya peningkatan kasus covid-19.
 
“Meskipun dibatasi 25 persen mereka (UMKM( komitmen untuk tetap menjalankan pembatasan tersebut. Ini kita harap mudah mudahan bisa segera direalisasi oleh pemerintah,” kata Sutandi.
 
Kebijakan pemerintah dalam pelonggaran pembukaan mal di masa PPKM ini mengharuskan masyarakat untuk sudah melakukan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua. Menurut Sutandi kebijakan tersebut dapat menimbulkan kepercayaan masyarakat untuk ke mal.
 
“Akan menimbulkan trust, rasa percaya masyarakat bahwa ke mal itu aman,” jelas Sutandi. (Widya Finola Ifani Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>