Ilustrasi. (foto: Medcom.id/Antonio)
Ilustrasi. (foto: Medcom.id/Antonio)

Tilang Elektronik Akan Buru ODOL di Tol

Nasional tilang elektronik
Antonio • 20 November 2019 16:45
Bekasi: Sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) akan dipasang di jalan tol untuk menindak truk over dimension overload (ODOL).
 
Kepala Detasemen Pengawal PJR Korlantas Polri Kombes Bambang Sentot Widodo mengatakan e-TLE akan mampu mendeteksi kendaraan besar yang kelebihan dimensi (ODOL). Selain itu pengemudi yang tak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel, dan berkendara melebihi kecepatan maksimal juga akan terekam e-TLE.
 
"Tapi ODOL ini yang utama, fokus kita di ODOL. Nanti tiga (pelanggaran) juga ikut," kata dia di Cikarang, Rabu, 20 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan, sejauh ini pihaknya berencana memasang sistem aplikasi penimbangan kendaraan selama berjalan atau Weight in Motion (WIM) untuk mengetahui berat dan dimensi kendaraan. Alat itu akan melakukan sensor terhadap kendaraan yang melintas.
 
"Begitu kendaraan itu melewati sensor itu akan terbaca, tonasenya, kemudian ada kamera yang menangkap bentuk kendaraannya, paling tidak warna, jenis kendaraannya apa. Kalau nanti akan ditambahkan bisa menangkap gambar pelat nomor," ujarnya.
 
Setelah mengetahui berat dan dimensi kendaraan, pihaknya akan menindak truk ODOL dengan menempatkan Tim Penindak.
 
"Dia (tim penindak) akan meminggirkan berdasarkan data yang diambil tadi. Jadi itu sistem yang akan dibangun, belum dilaksanakan tapi sistem itu akan dibangun dan sedang berjalan," ujarnya.
 
Anggota Badan Penyelenggara Jalan Tol (BPTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Agita Widjajanto, mengatakan, pihaknya menggandeng institusi lain guna mewujudkan konsep penegakan hukum terutama terkait isu ODOL.
 
"Untuk penerapan e-TLE di jalan tol ke depannya, para pihak akan mengintegrasikan smart camera yang ada di jalan tol untuk dapat ditempatkan di beberapa titik yang berfungsi menangkap data plat nomor kendaraan, kecepatan kendaraan hingga beban kendaraan yang melanggar ketertiban berlalu lintas," paparnya.
 
Direktur Operasi Jasa Marga, Subakti Syukur, menambahkan, Jasa Marga telah merpasang 22 smart camera yang tersebar di jalan tol Jabotabek dan Jalan Tol Trans Jawa.
 
"22 smart camera ini akan menangkap data yang terintegrasi dengan sistem penegakan hukum yang dikelola oleh kepolisian. Kami dukung penerapan e-TLE di jalan tol karena salah satu yang menjadi fokus kami adalah pengguna jalan berkeselamatan yang dapat memenuhi tata tertib lalu lintas," tambahnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif