Meterotvnews.com, Yogyakarta: Fabriyan Azhar dan Polsek Mlati Sleman mencari seorang pria bernama Ahmad Dani Saputra yang telah mencuri sepeda motornya. Bukan bermaksud untuk memenjarakannya, mereka malah ingin memberinya hadiah.
Warga Jalan Amerta VII Nomor 5 RT 7 Rw 23, Sinduadi, Mlati, Sleman, itu ingin berterima kasih atas tindakan mulia sang pelaku yang mengembalikan motor curiannya dan meminta maaf kepadanya. Oleh karena itu, Fabriyan melalui Polsek Mlati Sleman tengah mencari sang pencuri.
"Kami masih terus mencari pelaku pencurian untuk memberinya reward. Kami janji tidak akan menghukumnya," ujar Kapolsek Mlati, Kompol Sarwendo, kepada medcom.id di Yogyakarta, Rabu (8/4/2015).
Namun, Sarwendo tak menjelaskan bentuk dan jenis hadiah yang akan diberikan. "Kami memberinya reward untuk suatu pembelajaran dan menjadi contoh ke masyarakat kemudian hari. Kadang orang khilaf. Tapi dia (pencuri) khilaf dan sadar mau mengembalikan motornya dan memberi ucapan maaf," kata dia.
Pada surat ucapan maafnya, sang pencuri menuliskan nama dan alamatnya. Sayang, alamat tersebut palsu sehingga menyulitkan polisi untuk melacaknya. "Alamatnya palsu dan tidak jelas. Kami masih berusaha mencarinya. Ini kejadian pertama di sini," ujarnya.
Sebelumnya, seorang pencuri sepeda motor mengembalikan barang curiannya dan menyelipkan surat permintaan maaf di dalamnya. Sang pencuri mengambil sepeda motor di depan rumah Fabriyan pada Kamis (2/4/2015). Namun, dua hari kemudian, pelaku mengembalikan motor di gereja dekat rumah korban.
Ucapan maaf tersebut berbunyi, "Maafkan saya sudah mencurinya. Nama: Ahmad Dani Saputra. Jalan Malioboro Simpang Sarkem."
Meterotvnews.com, Yogyakarta: Fabriyan Azhar dan Polsek Mlati Sleman mencari seorang pria bernama Ahmad Dani Saputra yang telah mencuri sepeda motornya. Bukan bermaksud untuk memenjarakannya, mereka malah ingin memberinya hadiah.
Warga Jalan Amerta VII Nomor 5 RT 7 Rw 23, Sinduadi, Mlati, Sleman, itu ingin berterima kasih atas tindakan mulia sang pelaku yang mengembalikan motor curiannya dan meminta maaf kepadanya. Oleh karena itu, Fabriyan melalui Polsek Mlati Sleman tengah mencari sang pencuri.
"Kami masih terus mencari pelaku pencurian untuk memberinya
reward. Kami janji tidak akan menghukumnya," ujar Kapolsek Mlati, Kompol Sarwendo, kepada
medcom.id di Yogyakarta, Rabu (8/4/2015).
Namun, Sarwendo tak menjelaskan bentuk dan jenis hadiah yang akan diberikan. "Kami memberinya reward untuk suatu pembelajaran dan menjadi contoh ke masyarakat kemudian hari. Kadang orang khilaf. Tapi dia (pencuri) khilaf dan sadar mau mengembalikan motornya dan memberi ucapan maaf," kata dia.
Pada surat ucapan maafnya, sang pencuri menuliskan nama dan alamatnya. Sayang, alamat tersebut palsu sehingga menyulitkan polisi untuk melacaknya. "Alamatnya palsu dan tidak jelas. Kami masih berusaha mencarinya. Ini kejadian pertama di sini," ujarnya.
Sebelumnya, seorang
pencuri sepeda motor mengembalikan barang curiannya dan menyelipkan surat permintaan maaf di dalamnya. Sang pencuri mengambil sepeda motor di depan rumah Fabriyan pada Kamis (2/4/2015). Namun, dua hari kemudian, pelaku mengembalikan motor di gereja dekat rumah korban.
Ucapan maaf tersebut berbunyi, "Maafkan saya sudah mencurinya. Nama: Ahmad Dani Saputra. Jalan Malioboro Simpang Sarkem."
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)