Polsek Tembagapura yang menjadi salah satu sasaran penembakan yang dilakukan KKB. (Foto: ANTARA/Evarukdijati)
Polsek Tembagapura yang menjadi salah satu sasaran penembakan yang dilakukan KKB. (Foto: ANTARA/Evarukdijati)

Polisi: KKB Mulai Sebar Hoaks

Antara • 08 Maret 2020 13:29
Jayapura: Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal menyebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) mulai menyebarkan hoaks dengan menyatakan sejumlah aparat keamanan tewas dalam kontak tembak di Tembagapura, Mimika, Papua.
 
"Tidak benar berita yang menyatakan adanya aparat keamanan baik anggota Polri maupun TNI yang meninggal dalam kontak tembak di Tembagapura," tegas Kamal, melansir Antara, Minggu, 8 Maret 2020.
 
Ia mengatakan, dari laporan yang diterima pada Sabtu, 7 Maret 2020, KKB melalui Komandan Operasi Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Lekagak Talenggeng, menyatakan, telah menewaskan pasukan keamanan Indonesia sebanyak 17 orang.

Selain itu, Lekagak Talenggeng juga mengeklaim ada ratusan warga Tembagapura mengungsi ke Timika akibat kontak tembak antara TNI-Polri dengan pasukan TPNPB-OPM.
 
Baca juga: Pengungsi Akibat Teror KKB di Tembagapura Mencapai 900 Orang
 
"Pernyataan Lekagak Talenggeng itu tidak benar. Memang ada anggota Brimob yang meninggal yakni Bharatu Doni Priyanto saat kontak tembak dengan KKB di Kali Kabur, Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Jumat, 28 Februari 2020," jelas dia.
 
Terkait mengungsinya ratusan warga yang sebelumnya bermukim di empat kampung di Tembagapura, Kamal membenarkan dan itu dilakukan karena ketakutan warga sehingga minta aparat keamanan memfasilitasi dan mengungsikan ke Timika.
 
"Sekitar 900 orang sudah mengungsi ke Timika dan mereka diangkut menggunakan bus milik PT Freeport," ungkapnya.
 
Ia menambahkan aparat keamanan akan melakukan penegakan hukum terkait aksi penyerangan yang dilakukan KKB di sekitar Tembagapura.
 
"Penegakan hukum dilakukan terhadap KKB yang melakukan penyerangan kepada aparat keamanan dan warga sipil," pungkasnya.
 
Baca juga: Pemkab Mimika Minta Warganya Dievakuasi
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>