Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyerahkan bantuan 100 bibit terumbu karang di Pantai Mutiara Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu, 7 September 2019 (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyerahkan bantuan 100 bibit terumbu karang di Pantai Mutiara Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu, 7 September 2019 (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)

Dukung Ekowisata Trenggalek, BPJSTK Bagikan Bibit Terumbu Karang

Nasional Berita BPJS Ketenagakerjaan
Anggi Tondi Martaon • 08 September 2019 13:01
Trenggalek: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) mendukung pengembangan potensi ekowisata di Pantai Mutiara, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
 
BPJSTK memberikan bantuan 100 bibit terumbu karang. Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
 
"BPJS Ketenagakerjaan merasa terpanggil melakukan konservasi terumbu karang di Trenggalek. Saya kira Trenggalek punya potensi wisata yang luar biasa. Kami melihat sendiri terumbu karang di sini warna-warni," kata Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, usai menyerahkan bantuan 100 bibit terumbu karang di Pantai Mutiara, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu, 7 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyerahan bantuan disaksikan oleh komunitas Stand Up Paddle Indonesia (SUP.id). Momen penyerahan tersebut dibantu oleh penyelam bersertifikat Scout Divers of Indonesia (SDI).
 
Sebelum penyerahan bantuan, Agus dan Arifin bersama anggota komunitas SUP.id bersama-sama menuju ke tengah laut menggunakan paddle. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh istri Bupati Trenggalek Novita Hardini dan istri Dirut BPJS Ketenagakerjaan Indri Suryawati. Mereka lihai mendayung menuju lokasi penyerahan bibit terumbu karang di tengah laut.
 
Dukung Ekowisata Trenggalek, BPJSTK Bagikan Bibit Terumbu Karang
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama anggota komunitas SUP.id berfoto di lokasi penyerahan bantuan 100 bibit terumbu karang (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
 

Agus mengaku senang bisa ber-paddle di kawasan perairan Trenggalek. Dia memuji perairan di Trenggalek sangat menantang.
 
"Ombak di sini bersifat alun, besar mengalun, dan sangat luar biasa. Ini bagi paddler sangat menantang dan luar biasa. Saya kira ini perlu disosialisaikan kepada masyarakat, bahkan di belahan dunia, kita ingin memperkenalkan Trenggalek punya pantai yang sangat cocok bagi atlet paddle," ucapnya.
 
Agus berharap, pembagian bibit terumbu karang dan kegiatan paddle dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Trenggalek.
 
Dukung Ekowisata Trenggalek, BPJSTK Bagikan Bibit Terumbu Karang
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama anggota komunitas SUP.id menuju lokasi penyerahan bantuan 100 bibit terumbu karang di tengah laut (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
 

"Harapan kami, dengan bantuan TJSL ini bisa berpengaruh terhadap kekayaan laut di sekitar trenggalek, dan akhirnya juga dinikmati masyarakat luas," ujar dia.
 
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengapresiasi program TJSL dari BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya memajukan sektor ekowisata.
 
Lebih lanjut Arifin bilang, kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat, khususnya pekerja informal untuk bergabung menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
 
Dukung Ekowisata Trenggalek, BPJSTK Bagikan Bibit Terumbu Karang
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto didampingi istri masing-masing (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
 

"Wisata di Trenggalek agak unik, adventure tourism, punya spot yang menantang. Maka keselamatan pemandu wisata sangat penting," kata Arifin.
 
Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman terkait jaminan kerja. Dengan begitu, mereka bisa memberikan pelayanan maksimal kepada para wisatawan tanpa harus khawatir dengan risiko pekerjaan.
 
"Para pemandu harus aman dan safety, maka harus dijaga oleh BPJS Ketenagakerjaan," ucap Arifin.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif