Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Rhobi Sani)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Rhobi Sani)

Kabupaten Gunungkidul Masih Butuh Bantuan Air Bersih

Nasional kekeringan krisis air bersih
Patricia Vicka • 11 Desember 2019 18:03
Yogyakarta: Sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih dilanda kekeringan diawal musim penghujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY pun terus menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah seperti Kabupaten Gunungkidul dan Bantul.
 
"Kami droping air bekerja sama dengan swasta, lembaga nonprofit dan kelompok masyarakat. Hingga 6 Desember 2019 total 74,4 juta liter air disalurkan ke empat kabupaten di DIY," kata Kepala Pusdalop BPBD DIY Danang Syamzu Rizal, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Menurut Danang, wilayah terdampak kekeringan saat ini berjumlah 141 desa yang tersebar di 42 Kecamatan dan empat Kabupaten. Kabupaten Gunungkidul dan Bantul merupakan daerah terdampak kekeringan paling parah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dua wilayah tersebut masih berstatus darurat kekeringan. Bahkan di Gunungkidul mereka butuh bantuan 1.200 tangki air sampai menghadapi musim penghujan," katanya.
 
Ia menjelaskan wilayah Gunungkidul yang masih butuh bantuan air tersebar di 18 kecamatan, yakni Kecamatan Paliyan, Girisubo, Rongko, Tepus, dan Panggang. Sementara di Bantul ada di Imogiri, Dlingo, Piyungan, dan Pleret.
 
"BPBD kini terus berusaha mencari donatur air dari swasta, lembaga nonprofit dan kelompok masyarakat," jelasnya.

 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif