Struktur bangunan didesain sedemikian rupa agar fleksibel dan tahan gempa karena mampu meredam getaran. Metro TV
Struktur bangunan didesain sedemikian rupa agar fleksibel dan tahan gempa karena mampu meredam getaran. Metro TV

Mengenal Rumah Tahan Gempa Risha dan Komposit, Solusi Bagi Korban Gempa Cianjur

MetroTV • 28 November 2022 15:16
Cianjur: Gempa dangkal di Cianjur mengakibatkan 62.628 rumah rusak. Rinciannya, 27.434 rumah rusak berat, 13.070 rusak sedang, dan 22.124 rusak ringan.
 
Rumah rusak ringan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta dari pemerintah. Sementara itu, rumah rusak berat akan diganti dengan rumah baru tahan gempa.
 
Rumah tahan gempa adalah jenis bangunan yang bisa merespons gempa. Struktur bangunan didesain sedemikian rupa agar fleksibel dan tahan gempa karena mampu meredam getaran.

3 ciri fisik rumah tahan gempa

Lalu apa saja yang membuat rumah tahan gempa dengan rumah pada umumnya? Jika dilihat dari karakteristik yang paling terlihat, berikut ciri yang paling terlihat:
1. Memiliki struktur sistem penanaman gaya dinamik gempa
2. Memiliki sistem penahan gempa
3. Konfigurasi strukturnya memenuhi standar anti gempa.

Syarat minimum bangunan tahan gempa

1. Bangunan tembok bata atau batako dengan perkuatan beton berulang
2. Bata/batako yang direndam sampai jenu sebelum dipasang
3. Campuran adukan spesi: 1 PC semen dan 4 pasir
4. Campuran adukan beton: 1 PC semen, 2 pasir, dan 3 kerikil

Jenis rumah tahan gempa di Indonesia

1. Risha

Rumah Instan Sederhana Sehat atau Risha dirancang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rumah ini dapat dibangun dengan kisaran harga Rp 77 juta untuk tipe 36.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Risha dibangun dengan bahan batu bata, gypsum, partisi kayu, dan kalsiboard sehingga ramah lingkungan. Rumah ini dapat dibangun di segala jenis lahan dan hanya pembangunannya hanya membutuhkan waktu 30 hari. Risha dapat dibongkar pasang dengan mengerahkan 3 orang tenaga kerja.

2. Rumah komposit

Rumah Komposit merupakan inovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Rumah ini dapat dibangun dengan kisaran harga Rp 56 juta untuk tipe 36 dengan ukuran 6x6 maupun 9x6.
 
Rumah komposit dibangun dengan panel komposit FRP, alumunium, dan struktur baja ringan. Keunggulannya adalah rumah ini kuat dan ringan, material kompositnya memiliki durabilitas tinggi, dan mudah dibongkar pasang. (Annisa Ambarwaty)
 
(SUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif