Deputi Bidang Geofisika Badam Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Suko Prayitno. Foto: Metro TV
Deputi Bidang Geofisika Badam Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Suko Prayitno. Foto: Metro TV

6 Fakta Seputar Gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur

MetroTV • 21 November 2022 14:46
Jakarta: Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang Jabodetabek pada Senin 21 November 2022 sekitar pukul 13.21 WIB. Getaran gempa dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan. 
 
Berikut fakta seputar gempa yang sempat membuat warga di wilayah Jabodetabek panik tersebut:

1. Waktu dan kekuatan gempa di Cianjur


Deputi Bidang Geofisika Badam Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Suko Prayitno Adi menyebut gempa terdeteksi pada pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November 2022. Gempa tersebut berkekuatan 5,6 magnitudo.

2. Pusat gempa di Cianjur


Titik koordinat gempa berada di 6,84 LS dan 107,05 BT dengan kedalaman 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. BMKG mengkonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
 
“Gempa ini di darat jadi tidak berpotensi tsunami karena terjadinya di darat,” kata Suko.
 
Baca juga: Petugas Sisir Dampak Gempa Bumi Cianjur di Bogor

3. Laporan kerusakan di Cianjur


Sejumlah rumah dan perkantoran di Kabupaten Cianjur dilaporkan rusak. Terutama di bagian atap dan dinding. Namun, belum ada laporan jumlah bangunan terdampak karena masih didata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masyarakat diminta untuk mengungsi ke ruang terbuka terlebih dahulu. 

4. Terasa hingga Jabodetabek


Gempa tersebut terasa hingga wilayah Jabodetabek. Namun, gempa hanya terasa sekitar 2-3 detik. Hingga saat ini, belum ada kerusakan yang dilaporkan di wilayah tersebut.

5. Warga Ibu Kota Panik


Gempa dilaporkan dirasakan warga Bandung dan Sukabumi. Warga di Depok, Bogor, hingga Tangerang Selatan juga merasakan getaran kuat gempa. Gempa ini sempat memicu kepanikan dan tak sedikit warga berlarian keluar gedung kantor dan rumah.
 
BMKG meminta warga tidak panik walau tetap menjaga kewaspadaan. "Bagi masyarakat di dalam rumah keluar dulu sampai kondisi tenang,” saran Suko. 

6. Potensi gempa susulan masih ada


Gempa susulan masih dilaporkan terasa di Kabupaten Cianjur dilaporkan terjadi beberapa kali getaran susulan. Suko menyebut gempa susulan masih berpotensi terjadi. Data terkini menyebut gempa susulan terjadi hingga 9 kali.
 
“Setiap terjadi gempa besar biasanya diikuti oleh gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil," kata dia. (Annisa Ambarwaty)
 
(SUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif