Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati (ANTARA/Foto: Feru Lantara)
Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Kota Depok Optimalisasi Imunisasi Polio

Antara • 09 Desember 2022 10:40
Depok: Dinas Kesehatan Kota Depok Jawa Barat terus mengoptimalkan pemberian Imunisasi Inactived Poliovirus Vaccine Dosis Kedua (IPV2) bagi bayi usia sembilan bulan untuk perlindungan terhadap virus polio.
 
Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan sudah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Nomor 443.32/6508-SURVIM tentang Pelaksanaan Imunisasi Inactived Poliovirus Vaccine Dosis Kedua (IPV2) untuk bayi usia sembilan bulan.
 
Pelaksanaan imunisasi tersebut dilakukan dalam rangka mempertahankan Indonesia Bebas Polio dan mewujudkan Eradikasi Polio Global pada tahun 2026.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Disampaikan bahwa dibutuhkan cakupan imunisasi polio yang tinggi dan merata serta performan surveilan yang baik. Pemberian IPV2 bertujuan mengoptimalkan perlindungan terhadap virus polio," katanya, Jumat, 9 Desember 2022.
 
Baca juga: 47.186 Anak di Lhokseumawe jadi Sasaran Imunisasi Polio

Dikatakan Mary, pemberian imunisasi IPV2 dilakukan sesuai rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Nomor 84/ITAGI/Adm/VIII/2021 tanggal 3 Agustus 2021 terkait pemberian imunisasi IPV2, yang menyampaikan bahwa pelaksanaan Introduksi imunisasi IPV2 masuk dalam program imunisasi rutin.
 
"Adapun pemberian IPV2 dilakukan pada bayi usia sembilan bulan dengan interval minimal empat bulan dari pemberian IPV1 yang diberikan di paha kiri anterolateral secara intramuscular dan sesuai dengan petunjuk teknis introduksi Imunisasi IPV2," ujarnya.
 
Mary menambahkan agar seluruh pelaksanaan pemberian imunisasi berjalan dengan baik dan sesuai target, maka diperlukan dukungan semua pihak. Termasuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk pentingnya pemberian imunisasi IPV2.
 
"Juga tidak lupa untuk menggerakkan masyarakat dan orang tua yang memiliki sasaran IPV2 untuk datang ke fasilitas kesehatan," katanya.
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif