Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Sejumlah Petani di Lebak Terapkan Pertanian Modern

Nasional petani
Antara • 14 Januari 2019 19:43
Lebak: Sebagian besar petani di Kabupaten Lebak, Banten, menerapkan pertanian modern dengan menggunakan teknologi alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam pengelolahan lahan pangan mereka.

"Kami mencatat sekitar 70 persen dari 1.667 kelompok tani sudah menerapkan pertanian modern," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Dede Supriatna di Lebak, Banten, Senin, 14 Januari 2019.

Dede menjelaskan, penerapan pertanian modern sangat menguntungkan pendapatan petani karena dapat menekan biaya produksi jika dibandingkan pertanian manual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Biaya pertanian manual cukup tinggi dengan menggunakan cangkul dan bajak kerbau hingga mencapai Rp12 juta per hektare. Namun, jika pengelolahan pertanian dengan cara modern hanya Rp7 juta per hektare. Selain itu, pertanian dengan cara yang modern lebih cepat dan produktivitasnya cukup tinggi dibandingkan manual.

"Saya kira penerapan pertanian modern lebih menguntungkan petani," ungkap Dede.

Ia mengapresiasi gerakan percepatan tanam sekitar 70 persen dari 1.667 kelompok tani yang menggunakan teknologi traktor. Sementara sekitar 30 persen petani lainnya masih menggunakan peralatan manual dan kebanyakan di lahan perbukitan maupun rawa.

Padahal, kata dia, pemerintah dari tahun ke tahun menyalurkan bantuan alsintan, seperti traktor, pompa, dan penggilingan padi, untuk mendukung peningkatan produksi pangan menuju swasembada.

Saat ini, jumlah traktor yang ada pada petani di atas 2.000 unit tersebar di 28 kecamatan.

"Semua peralatan teknologi pertanian modern itu bantuan dari Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah guna meningkatkan produktivitas pangan," pungkas Dede.


(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi