Pemberangkatan transmigran di Kantor Disnaker Kabupaten Malang, Senin 25 November 2019. (Foto: Dok/Disnaker Kabupaten Malang)
Pemberangkatan transmigran di Kantor Disnaker Kabupaten Malang, Senin 25 November 2019. (Foto: Dok/Disnaker Kabupaten Malang)

Pemkab Malang Kirim Transmigran ke Kalimantan Utara

Nasional transmigrasi
Daviq Umar Al Faruq • 25 November 2019 17:11
Malang: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengirim lima keluarga sebagai transmigran ke Kalimantan Utara. Total jumlah transmigran yang dikirim sebanyak 20 orang.
 
Kepala Bidang Transmigrasi Disnaker Kabupaten Malang, Sri Wahyuning, mengatakan, para transmigran dikirim ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tanjung Buka, Bulungan, Kalimantan Utara. Mereka difasilitasi lahan untuk diolah dan dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan, tempat tinggal, serta jaminan hidup selama satu tahun.
 
“Para transmigran berasal dari Kecamatan Karangploso, Singosari, Lawang, Pakisaji dan Bululawang,” ujarnya, Senin, 25 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum diberangkatkan, para transmigran dibawa ke Wisma Transito, Surabaya, untuk mendapatkan pembekalan soal transmigrasi selama dua hari. Pembekalan berupa penguatan keterampilan serta pengetahuan mengolah hasil pertanian.
 
“Setelah diberi pembekalan, 27 November diberangkatkan ke lokasi tujuan menggunakan kapal laut,” imbuhnya.
 
Salah satu transmigran, Arif Wibowo, 41, mengaku senang bisa ikut transmigrasi ke Kalimantan Utara. Menjadi transmigran sudah menjadi impiannya sejak beberapa tahun belakangan.
 
“Saya ingin becocok tanam, tapi tidak punya tanah. Karena tanah di sini kan mahal. Akhirnya cari informasi di internet mengenai program transmigrasi. Ternyata di Kabupaten Malang ada,” katanya.
 
Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai ojek daring itu mengaku kesusahan ekonomi dalam beberapa waktu terakhir. Dia mengaku ingin keluar dari kesulitan tersebut sekaligus menyalurkan hobinya bercocok tanam.
 
“Jadi transmigran ini keinginan saya sendiri dan saya senang bisa berangkat," pungkas pria yang berangkat tansmigrasi bersama istri dan dua anaknya itu.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif