Ilustrasi--thinkstock
Ilustrasi--thinkstock

Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Bekasi

Nasional obat ilegal penggerebekan
Antonio • 28 Agustus 2019 10:51
Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota menyita ribuan butir obat keras berbagai jenis yang didapat dari hasil penggerebekan di Kota Bekasi, Jawa Barat periode Agustus 2019.
 
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, mengatakan pengungkapan kasus berawal ketika pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan obat-obatan keras tanpa izin yang marak beredar di toko obat dan kosmetik.
 
Dalam penggerebekan, polisi menyita Eximer 8.220 butir, Tramadol 8.083 butir dan Trihexphenidyl 694 butir. Selain itu polisi juga menyita uang Rp12.974.500, lima unit ponsel, dan satu unit sepeda motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Barang bukti ini semuanya kita dapat dari enam TKP dengan pemilik yang berbeda. Enam lokasi penggerebekan ada di Bekasi Selatan, Pondok Gede, Bekasi Timur, Mustikajaya," kata Eka saat menggelar di Mapolres Bekasi, Selasa, 27 Agustus 2019.
 
Dia menambahkan, pihaknya juga menahan delapan orang yang kini telah ditetapkan tersangka saat penggerebekan.Mereka adalah Syahrullah, 22, Irwani, 24, Hibral, 27, Mulyadi, 29, Muhamad Ridha, 22, Rasyidin, 26, Adlil Ikhwana, 30 dan Ali Mahari, 21. Saat ini polisi masih memburu enam orang lainnya,
 
"Semua produk yang kita sita ini adalah golongan obat keras mereka tidak punya izin atau resep dokter," ujarnya.
 
Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009, Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan ancaman hukuman penjara 10 dan 15 tahun serta denda Rp1,5 miliar.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif