Haerul (kiri) bertemu Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: MI/Lina Herlina)
Haerul (kiri) bertemu Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: MI/Lina Herlina)

Pria tak Lulus SD Mampu Rakit Pesawat

Nasional pesawat
Lina Herlina • 18 Januari 2020 12:00
Pinrang: Haerul, 34, pria yang tidak tamat sekolah dasar ini menjadi buah bibir setelah berhasil membuat pesawat ultraringan. Montir asal Pinrang, Sulawesi Selatan, itu kemudian menerbangkan sendiri pesawat buatannya di Pantai Ujung Tape, Kecamatan Mattiro Sompe, Pinrang, Rabu, 15 Januari 2020. Videonya viral dan menarik perhatian publik.
 
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman, secara khusus bertemu dengan Haerul di tempat terpisah, Jumat, 17 Januari 2020. Haerul menjadi tamu istimewa Andi Sudirman di rumah dinas wakil gubernur. Pun Nurdin Abdullah, di sela-sela kegiatannya, bertemu dengan Haerul di Hotel Claro Makassar.
 
Di hadapan Andi Sudirman, Haerul mengaku tidak menyangka kerja kerasnya membuahkan hasil. Pesawat yang dirakitnya itu akhirnya bisa mengudara setelah empat kali gagal dalam uji coba.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pesawat dari barang bekas itu bisa terbang hingga ketinggian 10 meter. Mesin pesawat berasal dari motor bekas, sedangkan rodanya berasal dari ban bekas gerobak dan sayapnya dibungkus dengan parasut pembungkus mobil.
 
Keberhasilannya ini pun menuai decak kagum dari banyak pihak. Terlebih, karena Haerul hanya sempat mengenyam pendidikan hingga kelas 5 SD.
 
Dia menyebut total biaya yang dikeluarkan selama membuat pesawat itu sebesar kurang-lebih Rp30 juta. Untuk menerbangkannya, Haerul hanya menggunakan BBM jenis premium.
 
Meski sudah berhasil membuat pesawat kecil, Haerul ternyata belum pernah sekalipun merasakan naik pesawat. Dia pun berharap pemerintah bersedia mendukung hasil tangannya ini. "Harapannya ya ingin dikembangkan lagi untuk produksi," pintanya.
 
Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman pun mengapresiasi keberhasilan Haerul tersebut. Hanya Nurdin mengatakan Haerul masih perlu diberikan pembinaan agar lebih terukur dalam menerbangkan pesawat buatannya.
 
"Ini merupakan kreasi anak-anak muda. Tentu dengan kreasi ini kita harus lebih validkan lagi konsep aeroplane itu, jadi patut mendapat apresiasi," tukas Nurdin.
 
Menurutnya, membuat dan menerbangkan pesawat tidak hanya berbekal keterampilan, tetapi juga harus menggunakan hitungan matematis dengan cermat.
 
Andi Sudirman juga mengapresiasi dan mendukung kreativitas Haerul yang telah sukses membuat pesawat dari bahan yang sederhana.
 
''Luar biasa, kami bangga sebagai warga Sulawesi Selatan. Tentu kami pemerintah harus men-support kreativitas yang seperti ini,'' katanya.
 
Dia pun mengajak pemerintah pusat dan pihak industri untuk ikut mendukung dan mengembangkan hasil inovasi warganya ini.
 
''Kita menunggu dari pemerintah pusat dan dukungan dari pihak industri. Kita semua harus bergerak untuk mendukung Haerul ke depan,'' tutur Andi Sudirman.
 
Haerul pun digadang-gadang menjadi penerus BJ Habibie yang telah diakui dalam dunia teknologi dirgantara.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif