Kericuhan terjadi saat aksi massa melakukan demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di halaman Gedung DPRD Provinsi Lampung, Rabu, 7 Oktober 2020. ANTARA/Dian Hadiyatna
Kericuhan terjadi saat aksi massa melakukan demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di halaman Gedung DPRD Provinsi Lampung, Rabu, 7 Oktober 2020. ANTARA/Dian Hadiyatna

Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Saat Demo Ricuh di Lampung

Nasional buruh aksi massa ruu dpr Omnibus Law
Antara • 08 Oktober 2020 08:46
Bandar Lampung: Kepolisian Daerah Lampung membantah kabar yang menyebut seorang mahasiswa meninggal saat ricuh pada aksi menolak UU Cipta Kerja di halaman kantor DPRD setempat, Rabu, 7 Oktober 2020. Polisi meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.
 
"Ada informasi-informasi hoaks yang mengatakan bahwa ada seseorang meninggal dunia dan sebagainya itu tidak benar," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, di Bandar Lampung, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Baca: Merusak Gedung DPRD Subang saat Aksi, Ratusan Remaja Ditangkap

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pandra berharap kepada seluruh lapisan masyarakat di mana pun berada dapat menenangkan situasi yang ada saat ini dan jangan sampai memberikan informasi yang dapat memengaruhi kondisi kemananan.
 
Dia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menelan mentah-mentah informasi atau berita yang bersifat hoaks, apalagi dengan menyebarluaskannya.
 
"Jadi, tolong kepada teman-teman sekalian dalam menghadapi permasalahan ini harus dengan hati yang tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan berita tidak benar," katanya.
 
Menurutnya pada aksi massa yang berakhir ricuh tersebut terdapat 26 korban luka-luka akibat terkena gas air mata dan terinjak-injak saat pengunjuk rasa terpecah belah.
 
"Jadi, dari 26 orang yang luka-luka tersebut tersisa enam orang yang masih dilakukan perawatan di tiga rumah sakit di Kota Bandarlampung, yakni RS Bhayangkara, A. Dadi Tjocrodipo, dan RS Bumi Waras," ujarnya.
 
Sebelumnya massa aksi gabungan dari mahasiswa dari berbagai universitas, buruh, dan pemuda di Lampung yang menolak UU Cipta Kerja di halaman kantor DPRD setempat berkesudahan dengan kericuhan.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif