Tangerang: Sebanyak 69 rumah di Kampung Bojong, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, terendam banjir. Banjir diakibatkan jebolnya tanggul Kali Cidurian yang melintasi desa tersebut.
"Tanggul Kali yang jebol menyebabkan Kali Cidurian meluap hingga berdampak pada 69 rumah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, Sabtu, 31 Desember 2022.
Munir menjelaskan tanggul sepanjang 1.300 meter itu dibangun pada 2012 dan sempat ambruk pada 2015. Oleh masyarakat tanggul tersebut diperbaiki sekadarnya sehingga tanggul tidak mampu menahan kiriman air.
"Luapan Kali Cidurian terjadi pukul 11.00 WIB. Jebol di 5 titik atau totalnya sampai 78 meter. Karena kiriman dari hulu itu, tanggul tidak dapat menahan beban sehingga jebol," jelas Munir.
Munir menambahkan saat ini pihaknya telah menerjunkan personel dan alat pompa air ke lokasi banjir tersebut. Saat ini, lanjutnya, banjir di wilayah tersebut semakin meninggi akibat derasnya hujan yang mengguyur.
"Akibat banjir itu, akses jalan menuju lokasi terputus akibat luapan air Kali Cidurian," ungkapnya.
Tangerang: Sebanyak 69 rumah di Kampung Bojong, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek,
Kabupaten Tangerang, terendam
banjir. Banjir diakibatkan jebolnya
tanggul Kali Cidurian yang melintasi desa tersebut.
"Tanggul Kali yang jebol menyebabkan Kali Cidurian meluap hingga berdampak pada 69 rumah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, Sabtu, 31 Desember 2022.
Munir menjelaskan tanggul sepanjang 1.300 meter itu dibangun pada 2012 dan sempat ambruk pada 2015. Oleh masyarakat tanggul tersebut diperbaiki sekadarnya sehingga tanggul tidak mampu menahan kiriman air.
"Luapan Kali Cidurian terjadi pukul 11.00 WIB. Jebol di 5 titik atau totalnya sampai 78 meter. Karena kiriman dari hulu itu, tanggul tidak dapat menahan beban sehingga jebol," jelas Munir.
Munir menambahkan saat ini pihaknya telah menerjunkan personel dan alat pompa air ke lokasi banjir tersebut. Saat ini, lanjutnya, banjir di wilayah tersebut semakin meninggi akibat derasnya hujan yang mengguyur.
"Akibat banjir itu, akses jalan menuju lokasi terputus akibat luapan air Kali Cidurian," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)