Perwakilan Balai Arkeologi Kalsel M Wishnu Wibisono (kanan) menyerahkan berbagai artefak kepada Kabid Pelestarian Cagar Budaya, Permuseuman dan Registrasi Data Yudi Darma, di kantor Disbudpar Gumas, Kuala Kurun,Minggu (17/10/2021). ANTARA/Chandra
Perwakilan Balai Arkeologi Kalsel M Wishnu Wibisono (kanan) menyerahkan berbagai artefak kepada Kabid Pelestarian Cagar Budaya, Permuseuman dan Registrasi Data Yudi Darma, di kantor Disbudpar Gumas, Kuala Kurun,Minggu (17/10/2021). ANTARA/Chandra

Balai Arkeolog Kalsel Temukan Artefak Peninggalan Dinasti Ming

Antara • 17 Oktober 2021 20:00
Banjarmasin: Balai Arkeologi Kalimantan Selatan (Kalsel) menemukan berbagai artefak saat melakukan penelitian di Puruk Amai Rawang, Desa Upon Batu, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, pada 6-16 Oktober 2021. Artefak diduga peninggalan peradaban Tiongkok. 
 
“Kami menemukan berbagai artefak, seperti keramik, gerabah, hulu pedang atau parang, dan lainnya. Hari ini kami menyerahkan temuan tersebut ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunung Mas,” kata perwakilan Balai Arkeologi Kalsel M Wishnu Wibisono di Kuala Kurun, Minggu, 17 Oktober 2021.
 
Khusus keramik diperkirakan berasal dari Dinasti Ming atau Dinasti Ching. Nantinya tim akan melakukan analisis lebih lanjut mengenai masa keramik, baik itu dimensi, fungsi, serta asalnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim antropologi akan menyusun strategi, ekonomi, dan sosial dari Tamanggung Amai Rawang. Puruk Amai Rawang adalah perbukitan tempat tinggal seorang tokoh, yakni Tamanggung Amai Rawang dan istri, pada zaman dulu.
 
Baca: Arkeolog Temukan 150 Gambar Cadas Prasejarah di Pulau Kisar, Ambon
 
Dia menjelaskan selama di lapangan, tim dari berbagai disiplin ilmu melakukan berbagai kegiatan, seperti penggalian atau ekskavasi, wawancara, serta identifikasi pola ruang.
 
“Kami juga menemukan sisa-sisa benteng atau kuta dan sisa-sisa struktur dari betang. Dari hasil tersebut kami coba menginterpretasikan kembali melalui gambar tiga dimensi maupun dua dimensi,” paparnya.
 
Temuan berbagai artefak juga telah diserahkan kepada Disbudpar Gumas, yang diterima oleh Kepala Bidang Pelestarian Cagar Budaya, Permuseuman dan Registrasi Data, Yudi Darma di kantor dinas setempat.
 
“Nantinya itu bisa menjadi jalur atau pintu masuk bagi penelitian lain dan bisa menambah khazanah budaya, khususnya di wilayah Gumas,” kata Yudi Darma.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif