Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Istimewa

Sandiaga Dorong Indonesia Bangkit dengan Tingkatkan Ekonomi Melalui Desa Wisata

Nasional Pariwisata desa wisata Sandiaga Uno
Al Abrar • 13 Oktober 2021 12:45
Kulon Progo: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno terus mendorong Indonesia bangkit dengan meningkatkan perekonomian melalui desa wisata. Menurutnya, desa wisata bukan hanya untuk kegiatan desa tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk menyejahterakan masyarakat. 
 
"Jadi manfaatkan sebaik mungkin buat kesejahteraan dan kebangkitan ekonomi masyarakat," kata Sandiaga, Rabu, 13 Oktober 2021. 
 
Sandi menyebut, desa wisata bisa meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang dilakukan warga Desa Wisata Tinalah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Warga Desa Wisata Tinalah memanfaatkan tempat perkemahan untuk kegiatan lain yang mendatangkan penghasilan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sandi berkunjung ke Kulon Progo untuk menengok desa wisata itu secara langsung. Dia sempat memberikan laptop kepada anak-anak yang tergabung dalam komunitas belajar. 
 
Baca: Pembukaan Kepulauan Seribu Menunggu Evaluasi PPKM
 
Sandiaga Dorong Indonesia Bangkit dengan Tingkatkan Ekonomi Melalui Desa Wisata

 
Sandi berharap laptop itu dapat dimanfaatkan untuk belajar di rumah. Sebelumnya, para pelajar mengunakan laptop pinjaman. Pemberian laptop diyakini salah satu upaya mendukung kebangkitan Indonesia. 
 
"Semoga ini bermanfaat, dan bisa membantu untuk pembelajaran," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. 
 
Menurutnya, pembelajaran di rumah menggunakan laptop sudah seharusnya dilakukan anak-anak saat ini. Terlebih, koneksi internet di desa tersebut telah mendukung kegiatan belajar daring. 
 
Mas Menteri, sapaan akrab Sandi, mencoba aplikasi Ai. Yakni aplikasi "baca aura" yang diciptakan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Pembacaan aura itu dilakukan saat selfie di telepon genggam. Hasilnya dikorelasikan dengan sifat-sifat tanaman yang ada di Desa Wisata Tinalah. 
 
"Ini cukup menarik, dan hasilnya memang menarik banget," kata Sandi.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif