Ketua DPW Partai NasDem Kalbar, Syarief Abdullah Alkadrie didampingi jajaran pengurus lainnya di halaman Sekertariat DPW Partai NasDem Kalbar melepas sebanyak 10 truk pengangkut 8.000 paket sembako bagi korban banjir Kalbar. ANTARA/Slamet Ardiansyah
Ketua DPW Partai NasDem Kalbar, Syarief Abdullah Alkadrie didampingi jajaran pengurus lainnya di halaman Sekertariat DPW Partai NasDem Kalbar melepas sebanyak 10 truk pengangkut 8.000 paket sembako bagi korban banjir Kalbar. ANTARA/Slamet Ardiansyah

Partai NasDem Salurkan 8.000 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Kalbar

Antara • 19 November 2021 13:27
Pontianak: DPW Partai NasDem Kalimantan Barat mendistribusikan 8.000 paket sembako untuk korban banjir di Kalimantan Barat. Bantuan disebar kepada korban banjir di Kabupaten Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar.
 
"Bantuan yang disalurkan ini dalam rangka meringankan kesulitan masyarakat Kalbar yang terdampak banjir hingga lebih dari tiga pekan lamanya," kata Ketua DPW Partai NasDem Kalbar, Syarief Abdullah Alkadrie di Pontianak, Jumat, 19 November 2021.
 
Dia mengatakan bantuan yang didistribusikan hari ini, merupakan kelanjutan bantuan-bantuan yang NasDem telah berikan melalui DPD-DPD Partai NasDem secara langsung di wilayah yang terdampak banjir.

"Teman-teman kami di daerah sebelumnya juga telah memberikan bantuan pada korban banjir, seperti di Sintang, kami juga telah membuka posko-posko dapur umum bagi para korban banjir di sana," katanya.
 
Baca: BPBD Lebak Minta Warga di Pegunungan Waspada Longsor
 
Ia menambahkan, setiap paket sembako yang didistribusikan itu berisikan, beras, mi instan, minyak goreng, gula, air mineral, biskuit, pembalut untuk anak dan pembalut wanita. Ia berharap bantuan-bantuan itu meringankan para korban banjir.
 
"Bantuan-bantuan ini akan kami serahkan ke posko kepada teman-teman di daerah, ini untuk di Sanggau, biar teman-teman nanti yang mendistribusikannya. Sementara di Sintang dan lainnya bantuan itu akan kami serahkan ke posko-posko Satgas bencana atau ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sintang yang ada di sana untuk didistribusikan kepada para korban banjir," ujarnya
 
Menurut Wakil Ketua Komisi V itu, banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kalbar itu disebabkan pembabatan hutan yang dilakukan di masa lalu. Hal itulah yang membuat keseimbangan lingkungan tidak dapat terkendali hingga menyebabkan banjir.
 
"Akan terus kami dorong agar pengerjaan pengerukan itu dapat segera dikerjakan, karena dengan dangkalnya Sungai Kapuas ini memperlambat penyerapan air bila musim hujan dan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir," ujarnya.
 
Ia juga sangat mendukung kebijakan Gubernur Kalbar yang akan membuat waduk-waduk baru dan akan lebih mengefektifkan fungsi waduk-waduk yang sudah ada di alur Sungai Kapuas.
 
"Kami melihat cukup banyak waduk-waduk yang ada di alur Sungai Kapuas, mulai dari hulu sampai ke hilir yang bisa menjadi penyangga air di musim hujan. Ditambah lagi dengan melakukan normalisasi waduk-waduk yang sudah ada, mudah-mudah banjir dapat diatasi dengan segera," katanya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>